Nusantaranew.co.Bireuen – Satu unit perahu penyeberangan Sungai Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Kamis (4/12/2025) pagi, sekitar Pukul 06.00 WIB, dilaporkan tenggelam, namun semua penumpang selamat dan tidak ada korban jiwa.
Saat kejadian, perahu mesin itu sedang beroperasi mengangkut sewa penumpang yang hendak menyeberang, dan seluruh warga yang menumpang dengan membayar jasa sewa berhasil diselamatkan dan dievakuasi dengan perahu lainnya.
Menurut informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dilokasi kejadian, mengatakan, Perahu itu berangkat dari arah timur tepatnya dari arah Gampong Kulu, dalam suasana yang masih gelap menuju ke arah barat yakni Gampong Tingkeum.
Perahu tiba-tiba terbalik ketika mencoba ketika mencoba melawan arus Krueng Tingkeum yang sedang deras. Diduga perahu kelebihan muatan dan terbalik.
“Penumpang yang jatuh ke sungai dibantu oleh perahu lain. Menurut saksi mata, semua penumpang berhasil diangkut ke darat. Penumpang berjumlah 8 orang,” ujar Relawan RAPI Bireuen.
Pemilik Perahu dengan sigap melakukan upaya penyelamatan penumpang karena bisa berenang, sebut Yanis, salah seorang relawan RAPI yang menerima informasi dari rekannya dari Bireuen.
Sementara Sekretaris BPBD Bireuen, Junaidi melalui Hendra, salah seorang staf BPBD setempat membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar bang, alhamdulillah selamat semua”, ucap Hendra singkat . Namun pihaknya belum mengetahui apakah ada kendaraan atau barang lainnya yang diangkut sebelum kejadian tersebut.
Karena selama beroperasi sejak beberapa hari belakangan, perahu juga mampu mengangkut kendaraan roda dua dengan biaya sewa Rp90 ribu.
Selain itu, menurut sumber lainnya, untuk saat ini seluruh operasional jasa sewa penyeberangan di jembatan putus akibat diterjang banjir itu dihentikan sementara mengingat arus sungai sedang deras.
Sementara Laporan Anggota Rapi tentang Temuan Jenazah Benar namun bukan penumpang perahu.
Anggota RAPI Bireuen menyebut pihaknya telah diterima informasi mengenai penemuan jenazah di Desa Rancong.
Hasil pengecekan langsung oleh anggota RAPI Bireuen di lapangan memastikan bahwa temuan tersebut benar merupakan mayat manusia, bukan bangkai hewan sebagaimana sempat diduga sebagian warga.
Saat ini, tim SAR telah bergerak menuju TKP untuk melakukan proses evakuasi jenazah sesuai prosedur.
Dari ciri-ciri awal di lokasi, jenazah tersebut diperkirakan merupakan anak berusia sekitar 5 tahun.
Identitas dan kronologi lengkap masih dalam proses penelusuran pihak berwenang.
Demikian laporan
RAPI Wilayah Bireuen yang tetap melakukan pemantauan dan akan memberikan informasi lanjutan jika ada perkembangan terbaru.
( M Husen)
Sumber RRI / RAPI












