Catatan Arif Andepa edisi : ke 20
Hasan Ligat berkeluarga dengan Habibah pada tahun 1937 kemudian tahun 1939 bang Hasan membunuh dua serdadu belanda dan divonis hukuman seumur hidup serta diasingkan ke pulau Nusakambangan. Sejak tragedi itu kehidupan Habibah menjadi gundah gulana, vonis tersebut membuat kehidupan Habibah ikut terpurut dan masa depannya hancur berkeping-keping hanya tgk Hanafiah yang menaruh perhatian dan iba melihat kondisi Habibah, keakraban mereka berujung dengan akad nikah dan tinggal bersama sejak tahun 1942 sampai tgk Hanafiah meninggal pada tahun 1959 hubungan mereka berdua tidak dikaruniai anak kemudian Habibah kembali menjanda dan pulang ke gampong asal.
Bang Hasan yang masih berstatus narapidana melarikan diri dari pulau Nusakambangan kembali pulang ke gampong kelahiran dan berkeluarga dengan janda muda bernama Rubama dari tahun 1946 sampai Rubama meninggal tahun 1960 hubungan mereka berdua dikarunia tiga orang anak dan bang Hasan kembali menduda …….
Dua puluh tahun Habibah berstatus janda dan dua puluh tahun Bang Hasan menduda akhirnya Allah mempertemukan mereka kembali dalam ikatan nikah, selang waktu antara nikah pertama dengan nikah kedua empat puluh tahun dan mereka berdua sepakat hidup bersama dan menetap digampong Habibah di blang matang peudada kabupaten Bireuen…… Bersambung













