NUSANTARANEWS.Co, Barito Utara – Polres Barito Utara melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti hasil penangkapan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) dari bulan Januari – Juli tahun 2025 di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barito Utara, Kamis 04/09/2025.
Kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba ini dihadiri oleh Dandim 1013/Mtw, perwakilan Pengadilan Agama, Perwakilan dari Kalapas Kelas IIB Muara Teweh, Ahli Hukum, Perwakilan Kesehatan, Kepala Kesbangpol, perwakilan Kejaksaan Negeri Barito Utara, Tokoh Adat, dan Tokoh masyarakat.
Barang bukti yang dimusnahkan tersebut, yakni Sabu seberat 1.059, 14 gram, jika diuangkan bernilai Rp. 2. 500.000.000. (dua miliar lima ratus juta rupiah). Kemudian untuk Ganja seberat 154,52 gram, jika diuangkan senilai Rp. 5.000.000. (lima juta rupiah). Selanjutnya Ineks/ekstasi seberat 26,03 gram, jika di uangkan Rp. 150.000.000. (seratus lima puluh juta rupiah). Jadi total barang bukti jika di uangkan Rp. 2. 655.000.000.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, S.I.K. mengatakan, bahwa kita telah menyelamatkan 20.522 jiwa warga masyarakat Barito Utara. Ini berkat kerja keras dari Kasat Narkoba dan rekan-rekannya dalam mencari, dan menangkap yang mengedarkan.
“Pemusnahan barang bukti ini hasil dari pengungkapan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Utara selama bulan Januari sampai Juli tahun 2025. Saya tekankan juga Kasat Narkoba untuk bisa lebih dari yang di targetkan karena ini baru tujuh bulan berjalan,” Kata Kapolres.
Pemasok, pengirim itu yaitu jaringan dari Banjarmasin, Amuntai Bartim, Barito Utara, dari Banjarmasin, Kapuas, Pulang Pisau, Palangkaraya, Buntok, Bartim dan Barito Utara. Kemudian dari Kalbar- Palangkaraya, Barsel, Bartim, Barito Utara. Dari Kalbar lagi, Sampit, Katingan, Palangkaraya, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara.
“Jadi kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari rekan-rekan semua. Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan, baik masyarakat, tokoh masyarakat tokoh adat, dan pemerintah daerah,” Ucap Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto. (Led)












