NUSANTARANEWS.CO – Brebes – Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, dalam acara “Kalijurang Bersholawat” yang digelar pada Jumat malam, 11 Juli 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kalijurang sebagai rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah dan berlangsung di depan Kantor Balai Desa Kalijurang.
Ratusan warga dari berbagai lapisan masyarakat memadati lokasi kegiatan. Ketua panitia, Rosul, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi.
“Alhamdulillah, kita bisa berkumpul dalam majelis penuh berkah ini. Semoga kehadiran kita dicatat sebagai amal saleh,” ungkap Rosul dengan semangat.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak siang hari dengan khotmil Quran oleh jamaah Masjid Kalijurang 1 serta pemberian santunan kepada 49 anak yatim. Malam harinya dilanjutkan dengan pengajian akbar dan tausiyah yang disampaikan oleh Kompol H. Pujiono, S.H., M.M., Wakapolres Kota Pekalongan.
Kepala Desa Kalijurang, Edi Riyanto, S.H., mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyiapkan acara sejak dua minggu sebelumnya. Ia menekankan pentingnya momen Tahun Baru Islam sebagai titik tolak perbaikan diri, baik secara spiritual maupun sosial.
“Tahun baru ini adalah saat yang tepat untuk introspeksi dan memperkuat solidaritas, terutama kepedulian terhadap anak-anak yatim,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Edi juga memaparkan capaian pembangunan Desa Kalijurang. Dengan dukungan anggaran sekitar Rp1,2 miliar dari berbagai sumber, desa telah membangun infrastruktur seperti pengaspalan jalan dan penerangan.
“Kalijurang adalah salah satu desa terluas di Brebes dengan luas 7.600 hektare dan jumlah penduduk 11.500 jiwa. Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Sebagai kabar gembira, Edi juga mengumumkan bahwa tim sepak bola Kalijurang berhasil mengalahkan tim Bantarkawung dengan skor 3-1 dan melaju ke babak 16 besar turnamen yang digelar di Lapangan Asri Bumiayu. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pemuda untuk terus aktif di berbagai bidang.
Camat Tonjong, Lukman Hakim, yang turut hadir, mengapresiasi kegiatan yang dianggap mampu mempererat ukhuwah islamiyah. Ia mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki akhlak dan memperkuat persatuan.
“Hijriyah bukan hanya pergantian waktu, tapi ajakan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Kompol Pujiono mengajak jamaah untuk memperbanyak Sholawat Tibbil Qulub, sholawat yang dipercaya sebagai wasilah kesehatan dan ketenangan jiwa. Ia juga mengajak masyarakat untuk gemar bersedekah sebagai bentuk rasa syukur.
“Yang bersedekah malam ini, semoga rezekinya dilipatgandakan, yang sakit disembuhkan, dan yang punya hajat dikabulkan,” ucapnya yang langsung diaminkan para jamaah.
Dengan gaya ceramah santai dan humoris, Pujiono juga menekankan pentingnya hijrah akhlak, dari sifat buruk menuju pribadi yang lebih baik. Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga empat mutiara dalam diri: iman, rasa malu (haya’), akhlak mulia, dan amal saleh.
“Jangan sampai karena sibuk bekerja, kita lalai dari salat. Zikir dan salat adalah kunci ketenangan batin,” tuturnya penuh makna.
Acara ditutup dengan doa bersama, penuh harapan agar Desa Kalijurang senantiasa dilimpahi keberkahan di tahun baru ini. Kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh agama, aparat, dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi kemajuan bersama.
(Rizal Sismoro )












