banner 728x250

Kapolda: Diabetes penyebab oknum polisi pengedar narkoba di Medan meninggal

Teks foto: Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi diwawancarai di Hotel Grand Aston City Hall, Kota Medan.

 

NUSANTARANEWS.co, Medan — Polda Sumut mengungkap kasus meninggalnya personel Polrestabes Medan, Briptu S, yang tersandung kasus narkoba. Briptu S meninggal karena mengidap penyakit diabetes hingga serangan jantung.

“Anggota yang meninggal itu (Briptu S) karena penyakitnya. Yang pertama dia mengidap diabetes, dia dalam tahanan. Kemudian ada serangan jantung,” kata Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi, saat diwawancarai di Hotel Grand Aston City Hall, Kota Medan, Selasa (23/4/2024).

“Karena kita tahu diabetes itu ada penggumpalan darah dan sebagainya, dia meninggal,” sambungnya.

Dia menyampaikan, proses hukum terhadap perkara Briptu S pada dasarnya telah berlangsung konsisten sesuai dengan ketentuan hukum. Agung menegaskan, setiap anggota yang terlibat narkoba pasti diproses.

Namun Agung masih enggan menjelaskan terkait dengan apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam jaringan Briptu S. Dia justru mengarahkan agar hal itu ditanyakan kepada Dirnarkoba Polda Sumut, Kombes Yemi Mandagi. “Nanti akan disampaikan oleh Pak Dir. Oke cukup ya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Briptu S yang merupakan personel Satreskrim Polrestabes Medan dari Unit PPA ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumut karena mengedarkan narkoba di dekat tempat hiburan malam, di Jalan H Adam Malik, Kota Medan.

Kabarnya, Briptu S dibekuk pada Sabtu (10/2/2024) dini hari. Terkait dengan informasi tersebut, detikSumut telah berupaya mengonfirmasi Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu. Namun Jhon tidak membantah atau pun membenarkan informasi tersebut. Dia menyebutkan, persoalan itu sedang ditangani Polda Sumut. “Polda yang tangani,” sebut Jhon kepada pers, Senin (12/2/2024).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Jama Kita Purba membenarkan Briptu S memang personel Satreskrim Polrestabes Medan.

“Iya,” kata Jama saat ditanya apakah benar Briptu S merupakan anggotanya, seperti dikutip dari detikSumut, Selasa (23/4/2024).

(KTS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *