Dr Nazaruddin, MA Rektor IAI Al Muslim Aceh Yang Baru 2022 – 2026

 

Laporan : Suherman Amin Bireuen Aceh

NUSANTARANEWS.co, Bireuen  – KetuaYayasan Al Muslim Peusangan Bireuen, Teungku H Munawar Yusuf melantik Dr Nazaruddin, MA sebagai Rektor Institut Agama Islam ( IAl) AL Muslim Aceh, di Aula Teungku Chik Abdrrahman kampus Paya Lipah, Selasa, 18 Oktober 2022.

Dr Nazaruddin,MA menjabat Rektor IAI menggantikan Rektor IAI Al Muslim Dr Saifullah .,M.Pd yang sudah tiga periode menjabat yakni dari tahun 2010 – 2022 ( 12) tahun lamanya.

Sementara Ketua Pembina Yayasan Al Muslim Rusyidi Mukhtar,S.Sos yang juga Ketua DPRK Bireuen mengucapkan, selamat kepada Dr Nazararuddin yang baru saja dilantik dengan harapan mampu meghadapi tantangan dalam menjalankan amanah untuk mengembangkan IAI semakin maju dan berkembang.

“Kami mendukung penuh rektor yang baru dilantik dengan harapan dapat menjalankan amanah, dan selalu l berkoordinasi serta musyawarah, baik dengan yayasan, maupun kepada para struktural di kampus IAII Al Muslim Aceh, “ujarnya.

Rusyidi juga mengucapkan terimakasih kepada Rektor yang lama Dr Saifullah yang telah membawa IAI semakin terkenal, dan dikenal semua kalangan masyarakat di seluruh Aceh.
.
Sementara Rektor Baru  Institut Agama Islam(IAI ) Al Muslim Aceh Bireuen, Dr Nazaruddin MA, Priode 2022-2026, dalam sambutannya mengatakan bahwa beban dan tentangan ke depan semakin berat akibat pengaruh zaman.

” Secara khusus kami selaku akademisi terima kasih kepada guru kami Dr H Saifullah MPd. Beliau sudah bekerja seperuhnya sebagai pengabdi di Kampus IAI Aceh Bireuen, tiga puluh tahun. Dan ini ,membuktikan sudah sangat lama mengurus IAI Aceh. Untu itu dukungan terhadap kami demi keberhasilan sangat didiharapkan kususnya Rektor lama Dr Saifullah, M.Ag yang merupakan guru saya,” kata Nasaruddin

Pada kesempatan itu. Dr Saifullah,M.Pd dalam sambutan singkatnya menyebut, di era four point zero (4.0) sekarang in menjadi rektor penuh tantangan akibat lajunya kecanggihan tehnologi.

” Dalam kaitan tersebut menjadi rektor ke depan, tidak mudah seperti saya dahulu. Ini tantangan kepada Dr. Nazaruddin,” jelasnya .

[red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *