Umum  

Bupati Popo Ali bersama Gubernur dan Forkopimda se-Sumsel diskusi pulihkan ekonomi

Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Popo Ali Martopo,  menghadiri rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan Tahun 2021 di Ballroom Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Selasa (09/11/2021).

 

NUSANTARA-NEWS.co, OKU Selatan – Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Popo Ali Martopo,  menghadiri rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Sumatera Selatan Tahun 2021 di Ballroom Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Selasa (09/11/2021).

Salah satu yang menjadi pokok dalam pembahasan pada rapat ini adalah terkait penanganan pandemi COVID-19, baik itu dari segi pemulihan ekonomi, penanganan di bidang kesehatan hingga vaksinasi.

Di Kabupaten OKU Selatan sendiri, sejauh ini penanggulangan pandemi COVID-19 terbilang berhasil yang terlihat dari kasus aktif terkonfirmasi positif Corona yang nihil.

Selain itu, upaya Pemerintah untuk membangkitkan perekonomian juga terus dilakukan, baik melalui bantuan-bantuan kepada masyarakat hingga membangkitkan UMKM.

Tak hanya itu, vaksinasi juga terus dilakukan untuk mengejar target cakupan vaksinasi tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional melalui berbagai program untuk membentuk kekebalan imunitas.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengungkapkan, momen ini menjadi momen yang tepat untuk menyamakan persepsi bagaimana untuk segera menuntaskan penanganan covid-19 agar pemulihan ekonomi semakin membaik.

“Upaya Pemerintah Daerah ini Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid -19 Menuju Pemulihan Ekonomi di Sumatera Selatan,” katanya.

Ditambahkannya, dalam penanganan covid -19 ada sukses story di Sumatera Selatan yang mana ekonomi Triwulan kedua – 1,37 persen dimana sebelumnya 4, 8 persen.

“Kita ini karena gagap dalam menghadapi persolan covid -19 kemudian ada perbaikan ekonomi dengan mental yang kuat. Dalam penanganan covid -19 bahwa medan daerah Sumatera Selatan pastinya berbeda dalam penanganan pelayanan bagi masyarakat, ada zona pegunungan serta masyarakat ada yang tidak mau divaksin. Guna dalam ketahanan panganan pangan, Sumsel akan segera Launching Sumsel Mandiri Pangan,” ucapnya.

“Harus jadi juara Pertumbuhan ekonomi dan penanganan covid -19 demi masyarakat. Kita tetap bersyukur pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 5,71 persen. Saya apresiasi FORKOMPINDA dalam penanganan covid-19 dan saya yakini vaksin sudah merata. Semua harus berperan serta kolaborasi antara forkopimda dan ada legal standingnya, bila perlu kebijakan diskresi seperti perlu tukar kuota vaksin,” tandasnya diakhir pidato.

( YL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *