Kunjungan Ke Morowali Dan Kawasan Industri PT. IMIP, Wagub Sebut Akan Fasilitasi Pengembangan Jalan Nasional.

Wakil Gubernur Propinsi Sulawesi Tengah saat berdialog dengan jajaran managemen PT. IMIP.

 

NUSANTARA-NEWS.co Morowali – Wakil Gubernur Propinsi Sulawesi Tengah, Rusli Baco Dg Palabbi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Morowali selain meninjau jalan di wilayah Kecamatan Bungku Pesisir, Wagub juga meninjau jalan nasional di wilayah kecamatan Bahodopi dan kawasan industri PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Rabu (24/02/2020).

Di kawasan Industri ini, Wagub kemudian melakukan dialog dengan jajaran manajemen PT IMIP. Wagub mengatakan Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah akan memfasilitasi pengembangan jalan nasional di Kabupaten Morowali khususnya di wilayah Kecamatan Bahodopi. Hal ini di lakukan untuk mendukung keberlangsungan industri yang berada di wilayah ini.

Ungkap Wagub belum lama ini Gubernur Longki Djanggola atas nama Pemprov Sulawesi Tengah telah mengirim surat kepada Kementerian PUPR di Jakarta untuk meminta dukungan terkait pengembangan jalan nasional di Kabupaten Morowali.

“Bapak Gubernur sudah mengirim surat ke Kementerian PUPR. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada respon dari Pak Menteri di Jakarta,” ujar Wagub Sulteng Rusli Baco.

Dalam dialog bersama jajaran managemen PT. IMIP, Wakil Gubernur turut didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Syaifullah Djafar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Sstu Pintu (DPMPTSP) Christina Sandra Tobondo dan Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Zainal Abidin Ishak.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Syaifullah Djafar dalam dialog menyatakan pengembangan jalan nasional di Kabupaten Morowali tersebut akan di fokuskan di Kecamatan Bahodopi hingga ke batas Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kami sudah mendapat laporan soal seringnya terjadi kemacetan di jalan nasional khususnya yang melintas di depan kawasan industri PT IMIP akibat kondisi lebar badan jalan yang sudah tidak memadai,” ujarnya.

Syaifullah berharap pihaknya dalam waktu dekat sudah mendapat respon positif dari Kementrian PUPR sehingga dimungkinkan pada pertengahan tahun ini, pengembangan jalan nasional tersebut sudah mulai bisa dikerjakan.

Dari hasil pengamatan kata Syaifullah di jalur jalan nasional di Kecamatan Bahodopi ada dua titik paling krusial yang perlu penanganan segera. Yakni di Desa Fatufia tepatnya yang berada di depan kawasan industry PT IMIP dan jalur jalan di pendakian Desa Bete-bete.

‘Kami akan melakukan penilaian dari dua titik itu mana dulu yang paling prioritas dikerjakan, karena tidak mungkin sekaligus sebab anggaran yang dibutuhkan cukup besar,” ucap Syaifullah.

Menurut dia khusus titik jalan yang berada di depan kawasan industri PT IMIP pihaknya akan melakukan kajian apakah akan melebarkan badan jalan, pembuatan jalur underpass atau flyover.

Atas penjelasan tersebut, pihak manajemen PT IMIP menyatakan terima kasih dan akan mendukung sepenuhnya rencana tersebut.

Usai dialog, diakhir kunjungannya, rombongan Wagub Sulteng berkeliling kawasan industri PT IMIP untuk melihat secara langsung operasional pabrik (smelter) yang memproduksi berbagai produk baja nirkarat berbahan baku nikel untuk tujuan pasar internasional.

(Muchlis Ibrahim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *