NUSANTARANEWS.Co, Barito Utara- Konferensi Kerja Kabupaten Ke-1 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Barito Utara (Barut) Masa Bakti Tahun 2025-2030 dengan tema yaitu “Memperkuat Solidaritas dan Arah Pendidikan Barito Utara” yang bertempat di aula kantor DLH setempat, Jumat 05/06/2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PKK Kabupaten Barito Utara, Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara (Barut), Ketua Dharma Wanita Persatuan Barito Utara, Kadis Pendidikan Barito Utara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Ketua pengurus PGRI Barito Utara, Ketua PGRI Barito Selatan, Ketua PGRI Murung Raya, dan Ketua PGRI Kecamatan dan tamu undangan lainnya.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T.,M.T., dalam sambutannya yang disampaikan melalui Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Barito Utara, M. Iman Topik menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya yaitu kepada jajaran PGRI Kabupaten Barito Utara yang telah menyelenggarakan konferensi kerja ini.
“PGRI merupakan organisasi profesi yang memiliki peran sangat penting dalam perjalanan pembangunan pendidikan sejak berdirinya PGRI telah terjadi kerasnya pemerintah dalam memperjuangkan kualitas seperti kesejahteraan guru perhitungan profesi serta pengembangan kompetensi tenaga pendidik.
“Saya berharap lanjutnya, konferensi kerja ini dapat menghasilkan sebuah program yang realistis, inovatif dan mampu menjawab berbagai tantangan pendidikan yang kita hadapi saat ini. Jadikan ini sebagai saham tetap, dan pikiran berbagi pangalaman untuk menyusun langkah-langkah strategis yang dapat memberikan manfaatnya bagi peningkatan untuk pendidikan di Kabupaten Barito Utara,” Ucapnya.
Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara, Maslan, S.Pd, I menyampaikan bahwa konferensi kerja Kabupaten yang pertama kali di tahun 2026 ini bukan hanya sekedar dari agenda konstitusional organisasi yang rutin kita laksanakan lebih dari itu momentum hari ini adalah pijakan awal kita untuk merapatkan barisan demi masa depan pendidikan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
“Tema pada kegiatan ini adalah “Memperkuat Solidaritas dan Arah Pendidikan Barito Utara” tema ini sengaja dipilih karena kita sadar tantangan dunia kedepan tidak semakin mudah di era digitalisasi tanpa informasi kurikulum sehingga dinamika kesejahteraan guru tersebut menuntut kita untuk tidak berjalan sendiri-sendiri yang pertama yaitu memperkuat solidaritas PGRI adalah rumah besar kita.
“Dan saya berpesan kepada seluruh konferensi agar manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya mari kita lahirkan rekomendasi-rekomendasi yang cerdas dan juga berpihak yaitu pada peningkatan kompetensi dan perlindungan profesi guru harus terus menjadi mitra strategis pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mutu pendidikan,” Ujarnya. (Led)












