Laporan : Suherman Amin Bireuen-Aceh
NUSANTARA-NEWS.co, BIREUEN – 229 Mahasiswa Sarjana dan Ahli Madya angkatan ke XXXIII tahun 2021 dari Universitas Al Muslim ( Umuslim) Peusangan Kabupaten Bireuen-Aceh di wisuda dalam rapat senat terbuka Sabtu, 20 Pebruari 2021 di ACC Ampon Chik Peusangan Matang Glumpagdua Bireuen.
Wakil Rektor I Umuslim, Dr. Hambali, SE, M.Pd, menjelaskan, dari 229 lulusan yang diwisuda adalah 98 laki-laki dan 131 perempuan yang berasal dari enam fakultas yaitu Fakultas Pertanian 39 orang, Fakultas Teknik 29 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 58 orang, Fakultas Ekonomi 34 orang, Fakultas Ilmu Komputer 53 orang dan Diploma III Kebidanan 16 orang.
“ Alhamdulillah dari jumlah 229 tersebut, ada 14 mahasiswa yang lulus dengan predikat pujian (cumlaude ) sedangkan 215 orang lainnya lulus dengan predikat sangat memuaskan,” Jelas Hambali.
Prosesi pelaksanaan acara wisuda tetap eksis dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, mengingat situasi pandemi Covid-19 bahkan para tamu dan undanganpun tetap dibatasi seminimal mungkin dan wajib memakai masker dan face shield.
Selain itu ketika mereka memasuki tempat acara, diwajibkan mencuci tangan dengan hand sanitizer dan dicek suhu tubuh masing-masing. Sedangkan kursi untuk undangan dan wisudawan, di atur jaraknya sesuai ketentuan Prokes.
Bagi para orang tua dan keluarga para wisudawan, yang tidak bisa memasuki ruangan wisuda ditempatkan di ruangan terpisah dengan menyaksikan acara wisuda melalui layar televisi.
Rektor Umuslim Peusangan DR. H. Marwan Hamid, MPd dalam sambutannya mengharapkan agar semua lulusan jangan pernah terlena dan puas dengan apa yang telah diperoleh hari ini, teruslah belajar melalui inovasi dalam menghadapi tantangan dunia kerja.
Perlu diketahui, prestasi serta gelar yang dicapai,tidak ada manfaatnya jika tidak memiliki karakter yang bai.. Ketahuilah karakter yang baik adalah kunci keberhasilan setiap individu . Keberhasilan dalam menyelesaikan studi hingga diwisuda tidak terlepas dari peran kesungguhan para dosen, staf hingga karyawan Umuslim terhadap tugas dan tanggung jawab di dunia pendidikan.
Ingin saya sampaikan bahwa saat ini Perguruan Tinggi di Indonesia mengalami banyak tantangan. Mulai dari daya saing, kualifikasi dan kompetensi dosen, peningkatan infrastruktur pendidikan, technology readiness hingga sejumlah tantangan lainnya.
Juteru itu kata DR Marwan Hamid,M.Pd dunia pendidikan dan industri harus mampu mengembangkan strategi transformasi industri, dengan mempertimbangkan sektor sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidangnya. Mendikbud sudah merintis kebijakan merdeka belajar kampus merdeka. Melalui program ini, kampus akan menerapkan suatu system belajar yang memberikan kemudahan belajar bagi para mahasiswa.
“ Nah… di manapun, kapanpun, dan dalam kondisi apapun, mereka tidak ketinggalan pelajaran. Dan konsep tersebut sebagai kolaborasi dan sinergi antara dunia kampus dengan dunia industri. .” Ungkap Pak Marwan seraya menyebut, mahasiswa dapat memilih kuliah dan menggantinya dengan tugas magang atau mata kuliah tambahan sebab lebih mengutamakan inovasi dan kreativitas bagi setiap mahasiswa.
Foto : Prosesi pelaksanaan acara wisuda di Universitas Al Muslim
(Suherman Amin)












