BUDAYA  

FTIK Ke-XII Tingkat Provinsi Kalteng Yang Diselenggarakan di Muara Teweh Resmi Dibuka

NUSANTARANEWS.co, Barito Utara – Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) yang ke XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang diselenggarakan di Kabupaten Barito Utara secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran melalui Asisten I Sekda Prov. Kalteng, Ir. Herson B. Aden di Tiara Batara Muara Teweh, pada Senin 24/11/2025 malam.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T sebagai Ketua umum panitia FTIK ke XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta dan pendamping dari Kabupaten/kota yang mengikuti kegiatan FTIK ini yang pertama:

“Peserta dari kota Palangkaraya yaitu sebanyak 33 orang, Kabupaten Barito Utara 165 orang, Sukamara 30 orang, Pulang Pisau 90 orang, Kapuas 63 orang, Barsel 70 orang, Barito Timur 72 orang, Mura 95 orang, Gumas 172 orang, Kotim 75 orang, Kobar 60 orang, Katingan 109 orang peserta, Seruyan 30 orang, dan Lamandau 15 orang peserta,” Ujarnya.

Kemudian dewan juri pada kegiatan Festival Tandak Intan Kaharingan kali ini yakni berasal dari unsur Akademisi dan tokoh agama Hindu Kaharingan yang dinilai kompeten dan memenuhi persyaratan sebagai dewan juri yang telah dikukuhkan dan menandatangani ikrar netralitas serta komitmen profesionalitas.

“FTIK ke-XII ini dimulai dari tanggal 23 sampai dengan 27 November 2025. Cabang perlombaan meliputi Kandayu Perorangan, Kandayu Beregu, Mantir Basarah, Pandehan, lomba sarana dan prasarana upacara, lomba vocal grup, lomba menandak, lomba karungut, lomba pembacaan kitab suci panaturan, lomba tarian yang bernafaskan agama Hindu Kaharingan, lomba cerdas cermat,” Ucap H. Shalahuddin.

Direktur Urusan Agama Hindu (Ditjen Bimas Hindu Kementrian Agama RI), I Made Sunartha, S.Ag., M.M. menyampaikan bahwa FTIK ke-XII ini tidak hanya menunjukkan kekayaan seni dan budaya masyarakat Dayak Kaharingan tetapi juga menegaskan bahwa adanya proses pelestarian dan transformasi nilai-nilai dari seni budaya dan agama yang memiliki akar yang sama keduanya menjadi sumber moralitas kebijaksanaan dan harmonis sosial dalam kehidupan masyarakat Dayak Kaharingan.

“Melalui tema: Kolaborasi Seremoni Wujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju dan Kalteng Bermartabat Untuk Indonesia Emas 2045 maka kita disadarkan bahwa kemajuan itu tidak hanya di bahu oleh teknologi dan ekonomi, akan tetapi juga oleh karakter identitas dan spiritualitas bangsa. Dan disini lah nilai seni budaya Kaharingan yang memainkan peran strategis mengkorlap akan budaya nasional kebudayaan yang kuat, manusia yang kuat adalah pilar bagi Indonesia emas tahun 2045,” Ucap I Made Sunartha.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Tengah, dalam sambutannya melalui Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Ir. Herson B. Aden mengatakan atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara Bapak Bupati Barito Utara beserta jajaran, pemerintah Kabupaten Barito Utara yang ditunjuk sebagai tuan rumah dan serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan Festival ini.

Dan dengan melalui Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) ke-XII kita berharap lahir generasi umat Hindu Kaharingan yang semakin beriman bertaqwa dan mampu mengamalkan ajaran dalam kehidupan sehari-hari tema FTIK tahun ini Kolaborasi Harmoni Wujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju Kalteng Bermartabat Untuk Indonesia Emas Tahun 2045.

Sangat sejalan dengan visi dan misi pembangunan provinsi Kalimantan Tengah menuju Kalteng Berkah maju dan Kalteng Bermartabat. Kepada seluruh peserta saya ucapkan selamat berlomba jadikan Festival ini bukan semata arena kompetisi tetapi ajang mempererat persaudaraan. Dengan mengharapkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa FTIK ke XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, atas nama Gubernur saya nyatakan secara resmi dibuka,” Tutupnya. (Led)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *