NUSANTARANEWS.co, Medan — Keresahan para pegiat olahraga masyarakat Sumatra Utara terkait dengan pembiayaan keberangkatan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) akhirnya menemukan titik terang.
Persoalan yang tidak kunjung terselesaikan sejak masa kepemimpinan Ketua Kormi Sumut sebelumnya itu kini mendapat perhatian serius dari Gubernur Sumatra Utara (Gubsu), Muhammad Bobby Afif Nasution.
Selama ini, ketidakpastian pembiayaan FORNAS menjadi beban psikologis bagi pegiat olahraga masyarakat dan induk organisasi olahraga (INORGA). Bahkan, sebagian pihak menilai penyelesaian dana tersebut hampir mustahil dilakukan hingga akhir 2025.
Namun harapan itu kembali tumbuh setelah adanya langkah cepat dan nyata dari Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution, didukung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, M Mahfullah Pratama Daulay SSTP MAP serta kepemimpinan baru KORMI Sumut M Daffasya Adnan Sinik SH.
Menariknya, hanya dalam waktu sekitar satu minggu sejak memimpin KORMI Sumut, Ketua KORMI Sumut, Daffasya Sinik SH, langsung mengambil langkah strategis dan responsif sehingga mampu menjawab keresahan yang selama ini dirasakan para pegiat olahraga masyarakat.
Salah satu pimpinan INORGA menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah provinsi terhadap olahraga masyarakat.
“Sudah hampir tidak mungkin menutup tahun 2025 ini terselesaikan. Alhamdulillah, Pak Gubernur Sumut, Kadispora Sumut, dan Ketua KORMI Sumut ternyata sangat peduli dengan kehadiran dan keberlangsungan olahraga masyarakat. Kami mengucapkan apresiasi setinggi- tingginya kepada Bapak Gubernur Sumut atas dukungannya dalam memajukan olahraga masyarakat di Sumatra Utara,” ucapnya.
Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung olahraga masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia, kebugaran, dan kebersamaan sosial.
Dengan adanya penyelesaian pembiayaan FORNAS ini, para pegiat olahraga masyarakat Sumatra Utara berharap ke depan tidak lagi terjadi ketidakpastian serupa, serta terbangun sistem pembinaan dan dukungan yang lebih berkelanjutan dan berkolaborasi, seperti dikutip dari analisadaily.com, Minggu (28/12/2025) siang.
(KTS/rel)












