Berita  

Syarifuddin Hafid Ajak Umat Islam Memetik Hikmah Peringatan Isra’ dan Mi’raj

Wakil Ketua II DPRD Sulteng Syarifuddin Hafid

NUSANTARANEWS.co, Morowali – Peristiwa Isra’ dan Mi’raj adalah perjalanan ritual Nabi Muhammad SAW, yang terjadi sekitar tahun kesepuluh masa kenabiannya. Perjalanan ini pun sangat spesial dan luar biasa, dari Masjid Haram ke Masjid Aqsha, lalu ke langit ke-7 yang disebut dengan Sidratul Muntaha.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah H. Syarifuddin Hafid, mengajak masyarakat agar memetik hikmah dari hari peringatan Isra’ dan Mi’raj, dia juga mengucapkan selamat mmerayakan hari besar ini. Dengan harapan agar bangsa Indonesia senantiasa berada dalam pertolongan dan petunjuk Allah SWT.

“Sebagai sesama Muslim, saya mengajak kita semua untuk memetik hikmah yang luar biasa dari peringatan Isra’ dan Mi’raj. Kita jadikan sebagai pelecut semangat bahwa segala pengorbanan kita bagi kepentingan bangsa dan negara akan senantiasa bernilai ibadah jika pada akhirnya kita serahkan kepada Allah SWT,” kata Syarifuddin Hafid kepada strateginews.id, Kamis [8/2/2024]

Dia mengatakan dalam rangkaian perjalanan Nabi Muhammad SAW tersebut, umat Islam mengenang dan memperingatinya sebagai perjalanan suci. Mengenangnya sebagai momentum penting kenabian dan hikmah keagamaan.

Dengan demikian, umat bisa mengambil pelajaran dan tauladan, bahwa seberat apapaun ujian dan cobaan yang diterima, hanya kepada Allah SWT, kepada Tuhan Yang Maha Kuasa lah menyerahkan harapan. Serumit dan sekompleks apapun masalah, persoalan serta cobaan dalam hidup ini, harus dihadapi dengan usaha semaksimal mungkin, dan tak lupa diserahkan kepada Allah SWT hasil akhirnya.

“Peristiwa Isra’ dan Mi’raj menunjukkan bahwa segala aktivitas keduniaan kita selalu mengarah pada sebentuk pengabdian kepada Yang Maha Kuasa. Segala daya dan upaya kita tidak akan berarti apa-apa tanpa pertolongan dan petunjuk-Nya,” ujar Syarifuddin.

Dia juga mengungkapkan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, perjuangan yang sedang ditempuh demi membangun bangsa dan negara ini, hanya kepada Allah SWT lah berserah diri.

“ Saat ini, bangsa Indonesia akan menggelar pemilihan umum dalam beberapa hari ke depan. Kita berserah diri kepada Allah SWT semoga pemilu bisa berjalan aman, langsung, umum bebas dan rahasia, sukses, dan menghasilkan pemimpin bangsa yang akan meneruskan estafet pembangunan,” kata Syarifuddin.

“Kita sangat menyadari, dibutuhkan perjuangan, kerja keras dan pengorbanan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Setelah itu, kita serahkan segala usaha dan ikhtiar kita kepada Allah SWT, kepada Tuhan Yang Maha Esa Sang Penerima Doa dan Harapan. Sebab, apapun yang kita cita-citakan tanpa bersandar kepada-Nya tidak akan memiliki nilai ibadah,” ungkap Syarifuddin Hafid

[nug/red]

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *