Laporan : Suherman Amin,Bireuen-Aceh
NUSANTARANEWS.co, Bireuen – Bupati Bireuen membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus pelatihan pola asuh anak dan remaja di Aula Setdakab Lama Bireuen, Selasa 28 Juni 2022.
Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bireuen yang diikuti oleh peserta yang direkrut dari 17 Kecamatan yang ada dalam wilayah Bireuen.
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, MSi, pada pidato pembukaan menyebut, atas nama Pemkab Bireuen menyambut baik pelaksanaan rapat koordinasi TP PKK se Kabupaten Bireuen dan juga pelatihan pola anak asuh dan remaja.
Disebutkan, Rakor TP-PKK yang dilaksanakannya itu relevan atau ada hubungannya dengan kegiatan Pemkab Bireuen yang diminta Mendagri untuk menyusun RPJM 3 tahun, yang nantinya akan dilaksanakan Pj Bupati Bireuen.
“Saya mengharapkan kegiatan rakor ini dapat berlangsung dengan nyaman, lancar sukses, dan lahirnya pemikiran cerdas, lugas sesuai dengan 10 program pokok PKK, sehingga dapat menjadi sarana untuk bertukar pikiran terutama dalam mengembangkan peran PKK sebagai salah satu komponen pendukung pembangunan,” Harap Bupati Muizakkar A Gani.
Selain itu Bupati juga berharap kepada seluruh kader TP-PKK baik ditingkat gampong hingga kecamatan dalam melaksanakan program kerja yang diberikan TP-PKK Bireuen dengan sebaik-baiknya, ikhlas dan bertanggungjawab.
“Mari kita dukung program TP-PKK sebagai mitra pemerintah Kita semua punya satu tujuan, yaitu ingin maju kotanya dan bahagia warganya serta adanya keterlibatan dengan berpihak pada masyarakat miskin yang merupakan prioritas utama kita,” Pungkas Bupati Bireuen.
Sebelumnya Ketua TP-PKK Bireuen, Hj Nurjannah Ali, SE MM melaporkan, pelaksanaan kegiatan digelar selama dua hari mulai Selasa-Rabu, 28-29 Juni 2022.
Pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi hari pertama Selasa (28/6) diikuti oleh 102 peserta dari 17 Kecamatan yang masing-masing TP-PKK kecamatan terdiri 6 orang per kecamatan.
Sementara di hari kedua Rabu, (29/6) pelatihan pola asuh anak dan remaja diikuti 68 peserta.
“Saya mengharapkan seluruh ketua TP-PKK kecamatan dan TP-PKK gampong (desa) selaku motor penggerak di wilayahnya dibantu ketua Pokja, segera melakukan pembenahan administrasi melalui Aplikasi SIM ( Sistem Informasi Manajemen) PKK sedang dikembangkan oleh TP-PKK Provinsi Aceh,” kata Nurjannah
(red)












