BUDAYA  

Thomas Inau Anak Patrick Agus, Sang Maestro Pejuang Kebudayaan dari Sarawak

Thomas Inau Anak Patrick Agus, Sang Maestro Pejuang Kebudayaan dari Sarawak

NUSANTARANEWS.co, Jakarta –  Thomas Inau Anak Patrick Agus, President Persatuan Kaban Menyadi Sarawak, Malaysia, pejuang kebudayaan yang tak pernah lelah menjaga eksistensi budaya leluhur.

Thomas bukan sekadar menjaga tradisi, tapi menghidupkannya di hati generasi muda. Dedikasinya dalam merawat akar budaya di tengah arus modernisasi adalah inspirasi bagi kita semua. Dengan semangat gotong-royong, beliau telah menggerakkan komunitas lokal untuk berdaya melalui kearifan lokal.

Menurut Thomas, dalam upaya melestarikan kebudayaan, dibutuhkan keberanian untuk berinovasi tanpa menghilangkan identitas. Berkat kegigihannya, sosok rendah hati n telah berhasil melakukan pembaruan, membawa seni tradisi ke panggung global, dan menjadikan budaya sebagai roda penggerak ekonomi.

“ Hidup saya, saya dedikasikan untuk budaya. Ini wasiat leluhur yang harus saya jaga, saya rawat, dan dipersembahkan untuk kebaikan. Budaya adalah ‘ruh’ kehidupan,” kata Thomas Inau Anak Patrick Agus, Minggu [1/2/2026] di Depok, usai menerma penghargaan Kinerja Award 2026, kategori Tokoh Penggerak Kebudayaan dan Pariwisata Sarawak, Malaysia.

“ Api kebudayaan akan terus menyala selama ada tangan-tangan yang merawatnya,” ujarnya.

Thomas kembali berujar, kebudayaan adalah nilai-nilai luhur yang mengakar dalam sendi kehidupan masyarakat. Ia menjadi ciri khas yang membedakan satu kelompok atau bangsa dengan bangsa lainnya.

Kebudayaan, lanjut dia,  berfungsi sebagai kompas yang membimbing manusia dalam berinteraksi, bertindak, dan membuat keputusan sehari-hari.

“ Kebudayaan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, menjadikannya jiwa yang terus tumbuh dan beradaptasi seiring waktu. Sebagai ruh kehidupan, kebudayaan memberikan kesadaran, arah, dan makna pada eksistensi manusia, bukan sekadar kelangsungan fisik belaka,” kata Thomas.

Sang Maestro Tradisi, telah mewakafkan hidupnya untuk menjaga napas budaya agar tetap menyala di tengah arus modernisasi. Dedikasi tanpa pamrih ini merupakan fondasi kokoh sehingga mengantarkannya meraih KINERJA AWARD 2026.  Penghargaan ini adalah wujud   dalam mengapresiasi para pejuang kebudayaan.

Thomas Inau Anak Patrick Agus

Asal : Betong , Sarawak.

Pengiktirafan :

Pembela Budaya dan Orang Asal

Majlis Dewan Adat Dayak Nasional MADN (Indonesia), Majlis Tokoh Adat Sabah MTAS(Sabah), Majlis Adat Istiadat Sarawak MAIS (Sarawak), Dayak International Organisation DIO (New York )

Advisor NGO KABAN MENYADI

Advisor SATU ATI

⁠Advisor RNI 2022, 2023, 2024 & 2024

Aktif mempromosikan budaya dan membela orang asal di seluruh Sarawak semenjak taun 2016-2026.

Education :

-Master In Law

-Diploma in Medical

-Officers in MINISTRY off health MALAYSIA since 2000, current working as Anestesialogi Department Hospital Miri .

[jagad]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *