Salma Katering Sukses Penuhi Ribuan Porsi Konsumsi Siswa PPPJ 82 dan Pejabat Utama Kejaksaan

NUSANTARANEWS.co, Jakarta — Salma Katering kembali menorehkan prestasi sebagai penyedia jasa konsumsi terpercaya di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI. Layanan mereka sukses mendampingi perjalanan siswa Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan 82 Gelombang I hingga prosesi pelantikan resmi oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kamis (4/9/2025).

Kesuksesan layanan ini tak lepas dari tangan dingin Riyadin Setiabudi, sosok sederhana asal Bumiayu, Kabupaten Brebes. Pria yang akrab disapa Budi ini memimpin empat perusahaan sekaligus: PT Adidev Putra Perkasa (Jasa Katering), PT Yozaumi Internusa Pratama (Katering Komersial), PT Biruwangi (Jasa Laundry Profesional), dan PT Abipraya Jaya Ekspansi (Energi Terbarukan dan Solusi Teknologi).

Ditemui usai acara pelantikan di kompleks Badiklat, Budi mengaku bersyukur karena timnya mampu menjaga konsistensi pelayanan konsumsi bagi seluruh siswa PPPJ sejak awal pendidikan hingga mereka resmi dilantik menjadi Jaksa.

“Bagi kami, melayani peserta diklat bukan sekadar menyediakan makanan, tetapi memastikan setiap sajian menjadi energi yang mendukung semangat belajar dan pengabdian mereka,” ujar Budi.

Konsumsi Sejak Hari Pertama Hingga Pelantikan

Salma Katering tercatat setia melayani siswa PPPJ mulai dari sarapan, snack, makan siang, hingga makan malam di lingkungan Badiklat. Tak hanya itu, layanan juga menjangkau distribusi makanan ke lokasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) di satuan kerja Kejari se-Jabodetabek serta di Kejaksaan Agung.

Kepercayaan itu kini berlanjut. Pada puncak acara penutupan PPPJ Angkatan 82 Gelombang I, Salma Katering dipercaya menyajikan jamuan makan siang khusus bagi Jaksa Agung, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan, Ketua Komisi Kejaksaan, serta pejabat eselon II dan III di lingkungan Kejaksaan Agung dan Badiklat.

Konsisten Menjaga Rasa, Menjaga Reputasi

Budi menegaskan, bisnis katering bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang tanggung jawab moral.

“Standar gizi, rasa, dan kebersihan tidak bisa ditawar. Kami ingin setiap sajian jadi sumber tenaga dan semangat peserta diklat. Itu bagian dari pelayanan publik juga,” jelasnya.

Konsistensi inilah yang membuat Salma Katering dipercaya menangani ratusan porsi konsumsi harian di lembaga-lembaga strategis. Baginya, menjaga rasa berarti menjaga reputasi, dan menjaga reputasi berarti menjaga kepercayaan.(Muzer)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *