Nusantaranews.co.Lhokseumawe— Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, SH MH, menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Lhokseumawe mendukung penuh terhadap rencana pengoperasian rute pelayaran langsung Lhokseumawe–Penang .
Ungkapan tersebut diungkapkan dalam kegiatan Coffee Morning yang digelar oleh Kantor Bea dan Cukai Lhokseumawe, Kamis (17/7).
Sayuti menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan peluang besar bagi kemajuan ekonomi Aceh dan membutuhkan sinergi lintas sektor untuk dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Pengalaman itu harus jadi pelajaran. Kita tidak ingin rute ini hanya bertahan sebentar, lalu hilang begitu saja,” tegasnya.
Sayuti menyoroti pentingnya mengurangi ketergantungan Aceh terhadap Pelabuhan Belawan di Medan. Menurutnya, rute Lhokseumawe–Penang dapat menjadi pintu gerbang logistik yang mandiri dan strategis bagi provinsi Aceh.
“Sudah saatnya kita cabut ketergantungan itu. Aceh harus berdiri di atas kakinya sendiri,” tambah Sayuti.
Ia juga mendukung penggunaan kapal jenis Ro-Ro untuk mendukung kelancaran rute pelayaran ini, sembari menyambut baik pernyataan dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Muallem), yang sebelumnya menyatakan harapannya agar kendaraan dapat keluar-masuk Aceh lebih mudah melalui pelabuhan ini.
Wali Kota turut mengajak komunitas pengusaha dan pemilik pabrik untuk berkontribusi aktif dalam mendukung proyek ini. “Saya yakin semua pihak beriktikad baik untuk kemajuan Aceh ke depan,” imbuhnya.
Dalam forum tersebut, Sayuti juga menekankan pentingnya peran Lhokseumawe dan Aceh Utara yang kini ditetapkan sebagai lokasi Onshore Receiving Facility (ORF), sebagai bagian dari infrastruktur penunjang pelayaran. Ia berharap model pengelolaan seperti yang diterapkan oleh Mubadala Energy dalam industri gas dapat diadaptasi untuk memaksimalkan dampak ekonomi rute pelayaran ini.
“Dengan pembangunan rute ini, kita berharap kawasan ekonomi Lhokseumawe yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional oleh Presiden benar-benar bangkit. ( Rel / M. Husen, S. Pd, SH. MH)












