NUSANTARANEWS. co. Pidie Jaya – Pimpinan Dayah Mahasiswa Ummul Ayman III, Tgk Muhammad Almustafa, ME (Ubayya) mengisi ceramah pada malam perpisahan menjelang libur Idul Adha 1446 H, Rabu 28 Mai 2025, di Masjid An-Nur, kompleks Dayah tersebut.
Dalam pemaparannya, Ubayya menekankan pentingnya memahami tata tertib pendidikan di pesantren.
Menurutnya, pendidikan yang berasrama tentu berbeda dengan pendidikan yang tidak berasrama.
Selain itu dari sisi teknis, perbedaan juga terlihat dari sisi kurikulum serta tata tertib yang berlaku. Lebih rincinya, Ubayya menjelaskan ada tiga hak yang harus dipenuhi oleh setiap pribadi yang berdomisili di pesantren.
Pertama, hak yang harus ditunaikan kepada setiap pribadi. Hak ini meliputi pemberian hak tubuh dengan menyuplai makanan yang sehat, istirahat yang cukup dan hak menjaga kesehatan.
Di samping itu, hak pribadi ini juga harus dipenuhi dari sisi hak akal dan pikiran. Hal itu dipenuhi dengan belajar dan mengulang pelajaran dengan rajin, berdiskusi, bertanya dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pengembangan mental jiwa.
Kedua, Hak seorang murid kepada guru. Hak ini merupakan salah satu faktor keberhasilan seorang murid dalam pendidikan.
“Maka ananda sekalian, carilah ridha Allah melalui ridha guru-gurumu,” ujar Ubayya.
Di antara adab dan etika kepada guru yaitu dengan meminta izin serta meminta ridhanya ketika mau pulang ke kampung.
Menurut Ubayya, sikap ini yang harus diterapkan selalu oleh setiap santri.
Sementara Ketiga, Hak seorang Guru terhadap murid-muridnya. Hak-hak tersebut meliputi hak mentransfer ilmu dan pengetahuan kepada murid-muridnya.
Selain itu, yang lebih urgent lagi adalah hak mengayomi, mendidik dan menjadikan dirinya sebagai uswatun hasanah bagi murid- muridnya.
Akhir ceramah, Ubayya berharap para santri selalu istikamah dalam kebaikan dan selalu mempraktekkan amaliyah-amaliyah di dayah selama berada di rumah nantinya. (Aidil)












