Satresnarkoba Polres Bireuen Sosialisasi Kampung Bebas Narkoba 

Nusantaranews. co. Bireuen – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bireuen, AKP Khalil S.H, M.H melakukan sosialisasi program “Kampung Bebas Narkoba” di Pelataran Terminal Keude Matanggeulum pangdua wilayah Kabupaten Bireuen, Aceh,Selasa 6 Mai 2025 .

 

Prosesi sosialisasi kegiatan tersebut dihadiri unsur buruh dan Pemuda Keude Matangglumpangdua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

 

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan mengajak mereka untuk berpartisipasi dalam mencegah peredaran narkoba di wilayah itu.

 

Dalam sosialisasi ini, Satresnarkoba Polres Bireuen AKP Khalil S.H, M.H menyampaikan informasi tentang bahaya narkoba, cara mengenali gejala penyalahgunaan narkoba, dan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah peredaran narkoba.

 

Hadir bersama pada acara adalah Plt Camat Peusangan, Hamdani S.Ag, Danramil 01/06 Peusangan Kapten Syawaluddin S.Sos, Kapolsek Peusangan AKP Abdullah S.Sos, Peutuha Peut Keude Matang, Drs H Faizin M.Pd, Ketua Panitia Pelaksana Yaitu Kepala Desa Bukhari HS. Kepala Dusun, Tuha Lapan, Ketua Pemuda, dan yang mengikuti Sosialisasi kampung bebas narkoba dan pencegahan bahaya narkoba ada 80 pemuda dari unsur buruh Keude Matangglumpangdua.

 

Diawali Camat Peusangan Hamdani S.Ag menyampaikan harapannya agar pemuda Keude Matagglumpangdua tidak terpengaruh pemakaian, peredaran narkotika, baik ganja, sabu sabu dan jenis lainnya yang bisa merusak fisik dan Psikis.

Kampung Keude Matanggkumpangdua menjadi kampung bebas narkoba.

 

Diharapkan pemuda bisa mencegah bahaya narkoba dengan mengerjakan berbagai aktifitas untuk mendapatkan penghasilan guna terpenuhi kebutuhan keluarga.

 

Jangan mencari upah bongkar muat barang dipergunakan membeli narkoba. Ini sungguh sangat merugi masa depan.

 

Kasatresnarkoba Polres Bireuen AKP Khalil SH, M.H mengatakan untuk membentuk kampung bebas Narkoba perlu dibentuk Satgas kampung yang bertugas mencegah secara dini secara preventif dan represif dengan memasang spanduk di setiap jalan desa, peduli kepada kelompok yang tidak jelas sering berada di kampung kita.

 

Kemudian melakukan aktifitas yang bisa menjamin keamanan dan ketentraman kampung serta jangan pernah mau merasa barang haram itu walau satu kali, karena bisa terpengaruh untuk pemakaian selanjutnya.

 

Di sinilah awal mula seseorang terpengaruh penggunaan narkoba dengan mencoba dan dikasih oleh orang lain secara sengaja

 

Kepada Kepala Desa dan Peutuha Peut Kampung beserta perangkat desa agar peduli sungguh sungguh warganya bisa menciptakan kampung bebas narkoba dan mencegah pemakaian bahaya peredaran narkoba.

 

Kami dari Tiem Satresnarkoba Polres Bireuen akan datang lagi ke Keude Matang glumpangdua memantau situasi pemuda kampung terhadap bebas narkoba.

 

Bila kedapatan ada peredaran dan penakaian sabu, maka pertemuan sosialisasi belum merubah perilaku pemuda. Mudah mudahan tidak terjadi yang demikian. Malah kita semua berharap Keude Matang glumpangdua menjadi contoh bagi kampung lain sebagai kampung bebas peredaran narkoba dan mengetahui bahaya narkoba.(Suherman Amin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *