Pelepasan Dua Mahasiswa NGU Jepang Selesai Kuliah Satu Semester Di Umuslim Bireuen

Nusantaranews.co.Bireuen – Setelah mengikuti kuliah selama satu Semester sejak  16 Agustus 2024 dan berakhir  15 Januari 2025 di Universitas Almuslim ( Umuslim ) Bireuen, Aceh , dua mahasiswa Nagoya Gakuin University ( NGU ) Jepang dilepas di kampus Almuslim oleh Rektor Universitas Almuslim Dr Marwan M.Pd, diwakili Warek I Bidang Akademik Hakim Muttaqim B.SOC, S H, SC M.EC DEV AFA , kamis 15 Januari 2025 di Kampus Biro Rektor Umuslim

Demikian penjelasan Kabag Humas Umuslim, Drs Faizin. M. Pd kepada media ini Minggu, 18 Januari 2025.

Disebutkan hadir pada acara pelepasan tersebut Ketua Senat Ir T.M. Nur M.Si, Warek III Dr drh Zulfikar M.Si,, Kepala Biro Umum M Darwis M.Pd, Para Dekan, Kabag Humas Drs Faizin M.Pd, Ketua KUI Syaumil dan stafnya beserta Sejumlah Ka Prodi FKIP

Warek I Hakim Muttaqim menyampaikan bahwa program Pertukaran Pelajar (Student Exchange) antara NGU Jepang dengan Umuslim telah terlaksana sejak tahun 2019.

Tentu sekarang juga ada dua mahasiswa Umuslim sedang berada di NGU Jepang. Juga akan pulang ke Umuslim dalam bulan ini.

Selanjutnya pada bulan Pebruari 2025 mendatang akan kita kirem mahasiswa kita ke sana, juga sebaliknya akan kita terima mahasiswa dari NGU Jepang.

Dijelaskan, selama belajar di Umuslim kedua mahasiswa tersebut telah mendapatkan pengetahuan baru di Umuslim dan akan diimbas kepada teman temannya atau di NGU jepang.

Itu merupakan harapan kita supaya terbentuk kepribadian baru kepada mereka.

Ketua Koordinator Urusan Internasional ( KUI ) Umuslim Syaumil mengatakan kedua mahasiswa tersebut yang ikut dalam program pertukaran yaitu
Morishima Ai dan Ito Natsuki, keduanya berasal dari Fakultas Intercultural Studies, Ito Natsuki dari Program Studi Intercultural Studies sedangkan untuk Morishima Ai dia dari prodi intercultural studies (Cooperation and Cohesion Studies).

Disebutkan,selama satu semester di Umuslim mereka telah mengikuti mata kuliah bahasa Indonesia, ISBD, budaya Aceh seperti seni tari, dan berbagai budaya Indonesia lainnya.

Keduanya sangat berkesan belajar dan tinggal di Umuslim Matang glumpangdua Bireuen Aceh karena teman teman mahasiswa Umumnya baik, sopan dan beretika.

Keduanya merasa senang bisa belajar di Universitas Almuslim, banyak pengalaman berharga terkait budaya dan kerja sama antar budaya.

Ito Natsuki mengatakan dalam bahasa Indonesia terpatah patah bahwa harapannya semoga pada lain kesempatan akan pergi lagi ke Umuslim, Bireuen, Aceh.

Dan sekembali ke NGU Jepang akan memperdalam bahasa Indonesia dan bisa berpidato satu saat di Indonesia, demikian kata Ito Natsuki . ( Her / Hus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *