Tim Pengendalian Inflasi Daerah Lakukan Monev terhadap Penyediaan Beras SPHP di Wajo

Nusantara-news.co, ( Wajo, Sulsel ) — Kepala Cabang Perum Bulog kabupaten Wajo bersama Kejaksaan Negeri Wajo serta Dinas Perindagkop dan UMKM kabupaten Wajo, yang terbentuk dalam satu Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), lakukan monev terhadap beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) di pasar mini Sengkang, jumat (1/9/2023).

Sekitar 20 titik penyedia beras SPHP yang ada di pasar mini Sengkang, akan cukup memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Wajo.

Kepala Cabang Perum Bulog kabupaten Wajo, Simon Melkisedek Lakapau, menjelaskan tentang tujuan utama kegiatan ini adalah agar stabilisasi harga tetap terjaga.

“Tujuan paling utama bagaimana stabilisasi harga bisa terjaga, dari segi pasokan kami pun terus memaksimalkan sehingga ketersediaan itu juga bisa membantu untuk pelayanan kedepan.” jelas Simon.

Simon juga menjelaskan tentang program berikutnya yang akan digalakkan adalah bantuan pangan, sesuai instruksi presiden akan dilakukan pada bulan september.

“Sekitar 331 ton untuk masyarakat Wajo yang terdata di dinas sosial sebagai KPM (Keluarga Penerima Manfaat) akan menerima bantuan pangan yang akan didistribusikan hingga pertengahan september 2023.”

Selain di pasar mini Sengkang, Perum bulog Wajo juga bekerjasama dengan pemerintah kecamatan untuk melakukan pasar murah,

“Selain penjualan beras kami juga melakukan penjualan terhadap komuditi komuditi seperti minyak goreng, tepung terigu dan gula pasir.” tutupnya.

Deden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *