BUDAYA  

Layang-layang Burung Elang PWRI menarik perhatian pengunjung

 

NUSANTARA-NEWS.co, Kuningan – Kemeriahan Festival Waduk Darma yang digelar dalam rangka peringatan hari wisata dunia, cukup meriah dan menarik perhatian pengunjung. Salah satu kemeriahan acara tersebut diantaranya dari peserta dan penonton lomba layang-layang hias.

Lomba layang-layang hias yang dikoordinatori salah satu pengurus DPC PWRI Kuningan itu, Ade Tarmidi, berlangsung pada tanggal 17 Oktober 2021 di area Objek Wisata Waduk Darma Kabupaten Kuningan yang dimulai pukul 07.00 WIB

Tampak kemeriahan acara lomba layang-layang hias itu dari peminat yang berasal dari luar kota Kuningan, diantaranya Bogor, Pangandaran dan Ciamis. Sedangkan untuk keseluruhan peserta, berjumlah 50 peserta. Itu pun jika tidak dibatasi, bisa melebihi, karena target awal hanya 30 peserta saja.

“Alhamdulillah, antusias calon peserta lomba layang-layang hias cukup banyak. Target 30 peserta bisa tercapai, bahkan melebihi” kata Ade Tarmidi kepada media.

Meski tidak masuk dalam kategori juara, layang-layang perwakilan dari DPC PWRI Kuningan yang bertemakan burung elang ini, tidak menjadikan kecil hati, karena dengan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, justru itu menjadi bukti dukungan PWRI terhadap kegiatan pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Disporapar Kabupaten Kuningan.

Seperti diungkapkan Ketua DPC PWRI Kabupaten Kuningan,  Cecep Muhidir Mimbar kepada media, bahwa keikutsertaan dalam lomba layang-layang hias ini adalah bentuk dukungan PWRI terhadap kegiatan pemerintahan Kabupaten Kuningan.

Juara pertama dari lomba layang-layang hias ini diraih oleh Erik dari Bogor, juara kedua Ujang K. dari Pangandaran, dan juara ketiga diraih  Elon Sahlan dari Lebakwangi Kuningan.

Sedangkan untuk juara harapan 1 diraih Andi Gandul dari Lengkong Kuningan, harapan 2 diraih Ganda dari Cihideunghilir Kuningan, dan harapan 3 diraih oKoswana dari Pangandaran.

Itulah ketetapan dari dewan juri yang berasal dari kalangan budayawan dan seniman Kabupaten Kuningan, diantaranya  Enday S., Suhud dan Koesnadi.
(Susi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *