NUSANTARA-NEWS.co, Banyuwangi – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) merupakan organisasi extra kampus yang sudah berdiri sejak tahun 1954 yang aktif bergerak di bidang kerakyatan. Kali ini GMNI Banyuwangi menyusun program untuk pemuda-pemuda yang ada di Desa. Kegiatan yang akan dilaksanakan ialah memantik pemuda atau milenial untuk aktif kembali berorganisasi. Entah itu organisasi kemahasiswaan ataupun organisasi kemasyarakatan.
Ketua DPC GMNI Banyuwangi Dana Wijaya mengatakan bahwa “Dimasa pandemi ini kami mencoba hadir ditengah tengah masyarakat untuk mendorong pemuda desa agar lebih aktif kembali berorganisasi dan berkegiatan serta ikut terlibat dalam berbagai pembangun desa, tidak terkecuali pembangunan perekonomian desa. Hal ini menjadi penting karena hari ini negara kita sedang fokus untuk pemulihan ekonomi. Ungkapnya
Harapannya ke depannya program yang coba GMNI hadirkan mampu membawa manfaat untuk masyarakat desa dan kemajuan negara. Pungkas Dana
Mas Anton sapaan akrab Kepala Desa Alian, Rogojampi dan juga Ketua Askab Banyuwangi mengungkapkan “Saya sangat senang dengan generasi muda yang proaktif gotong royong aktif membangun desa, apalagi hari ini memang semasa pandemi kegiatan-kegiatan kepemudaan di Desa minim sekali,” ujarnya.
“Semoga nanti dengan adanya program GMNI Menyapa desa bisa membangkitkan pemuda untuk aktif berorganisasi dan berkegiatan kembali,” pungkas Anton ketua Askab
(veri)












