HUT GPM, Sudah Mentradisi Seluruh Umat GPM Berbasis Keluarga

 

NUSANTARA-NEWS.co, Ambon  – Pdt. Elifas Maspaitela Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), mengatakan Rekan Pembinaan Keluarga GPM sesuatu yang sudah mentradisi sejak awal karena kita seluruh kosentrasi bina umat GPM berbasis pada keluarga.

” Memang hari keluarga, GPM sendiri baru pertama kali kita rayakan secara khusus di tahun 2015 , pada saat Ulang Tahun ke-80 Gereja Protestan Maluku. Katena itu kita menjadikan satu bina keluarga pada satu rangkaian kesiapan umat GPM menyoson hari ulang tahun GPM setiap tanggal 6 September.dan ini adalah rangkaian seluruh bina umat,” ungkap ketua Sinode GPM Elifas Maspaitela di Gedung Gereja Maranahta Ambon. Sabtu (28/9/3021)

” Tahun ini kita lakukan tahun pertama maksimalkan Pastoral Gereja secara khusus bagi seluruh warga gereja dan masyarakat yang terkena dampak langsung dari vovid-19 melalui aksi dan kunjungan- kunjungan Pastoralia yang berbasis di jemaat- jemaat,” ucapnya

Lanjutnya, pada pelayanan khusus di jemaat diharapkan dilaksanakan komunikasi dan kunjungan pastoralia, tentu dengan prokes.

” Kepada warga gereja yang adalah pelaku isolasi mandiri , sebab jumlahnya sangat banyak sampai hari ini, bahkan seorang rekan kamipun sedang menjalani isolasi mandiri. Kemudian gerakan kegiatan diakonia gereja untuk mereka yang terkena dampak langsung ekonomi, dalam masa covid-19 ,atas kerja sama dengan panitia Hari Besar Gerejawi.” ungkapnya

” Satu hal khusus diakonia adalah kepada anak-anak kita di empat (4) Panti Asuhan, yaitu baik yang diasuh oleh gereja prorestan maluku para umat dan pelayanan Katolik dan Islam. Memang itu yang harus kita kerja bersama-sama sebab kita harus dapat turut menjamin kesejahteraan anak-anak , karena covid-19 , membuat mereka terimbas dan itu kita lakukan dalam diakonia.” ujarnya.

Ditambahkan, ibadah keluarga yang berlangsung setiap hari dalam masing-masing Rumah Tangga (RT) yakni  kebaktian yang diturunkan oleh LPJ GPM Sinode berharap keluarga-keluarga dapat berkonsentrasi dalam masa pekan bina keluarga ini.

“Puncaknya tanggal 5 September 2021, itu adalah Hari Doa GPM, untuk memohon kasih Sayang Tuhan menolong kita dari situasi Pandemic covid-19. Artinya kita juga berharap “dalam masa ini juga ada gerakan,-gerakan Faksinasi yang dilakukan di jemaat- jemaat, bekerja sama dengan baik Dinas Kesehatan maupun Kepolisian Daerah Maluku dan sudah berlangsung beberapa minggu lalu. Sinode berharap dalam pekan bina ini bisa semakin dimaksimakan untuk mewujudkan ketanguhan kita bersama-sama dalam situasi Pandsmic covid-19 ini,” tuturnya.

” Doa tanggal 5 september itu adalah seluruh doa GPM ,dan kita akan mengumuli secara khusus supaya semua yang sudah diupayakan Pemerintah dan masyarakat , pihak-pihak terkait dapat berhasil supaya kita bisa tangguh di tengah situasi covid-19.  Pada 6 september adalah puncak hari raya Hut GPM , yang juga kita kemas dalam bentuk ibadah secara one line , memgingat situasi cobid-19 ini walaupun pada tanggal 5 september sudah ada jemaat- jemaat yang mulai membuka gereja untuk aktifitas beribadahan sesuai Instruksi dari Pemerintah baik Pemerintah Pusat, Gubernur dan Walikota menerapkan Protokol kesehatan dalam pelaksanaan Peribadaan gereja.” pungkasnya.

(Ernes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *