Efi Rahayu koodinator warung new normal bagikan paket sayuran & lauk pauk

Efi Rahayu Koordinator Warung New Normal

 

NUSANTARA-NEWS.co, Banyuwangi – Seperti diagendakan sebelumnya bahwa pada hari ketiga, Warung New Normal membagikan sayur mayur mentah dan lauk pauk kepada warga yang benar-benar membutuhkannya.

Bukan tanpa alasan, mengingat tim relawan Warung New Normal amat prihatin kepada warga yang terdampak ketatnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang bersifat darurat dan mendesak.

Memang tak dapat dipungkiri lagi jika PPKM yang bersifat darurat dan mendesak yang diberlakukan pemerintah sejak tanggal 3 hingga 20 Juli 2021, dampak negatifnya amat dirasakan oleh kalangan masyarakat. Apalagi ada wacana PPKM Darurat tersebut akan diperpanjang lagi. Jika benar wacana tersebut dan benar-benar diberlakukan, entah derita apalagi yang akan menimpa masyarakat.

Ironisnya, selama PPKM Darurat pemerintah khususnya di kabupaten Banyuwangi tak jelas menjamin kesejahteraan masyarakatnya melalui beragam bantuan. Akan tetapi keprihatinan demi keprihatinan telah menyentuh hati nurani berbagai pihak, salah satunya adalah Warung New Normal turut serta ambil bangian dengan menyerukan jargon “Era PPKM Darurat: Saatnya Peduli, Saatnya Peduli”.

Koordinator Warung New Normal, Evi Rahayu menjelaskan, pihaknya sudah dua hari berturut-turut melaksanakan kegiatan sosial yang sasarannya prioritas para manula, janda-janda tak mampu. Di antaranya, hari pertama membagikan ratusan nasi kotak dan hari kedua membagikan paket mie instan dan telur kepada para warga yang membutuhkannya.

“Pada hari ketiga ini kami merambah di beberapa dusun dan sudah memasuki desa Kedungasri Tegaldlimo Banyuwangi, walau pun hanya masih sebagian kecil. Dan hari ini (Minggu, 18 Juli 2021, red.) kami membagikan sayur mayur dan lauk pauk. Yakni berupa sayuran, wortel, tempe, jagung manis dan terong kepada para manula serta janda-janda tak mampu,” ungkap Evi/

Demi mematuhi protokol kesehatan (prokes), pihaknya mengantar paket sayur mayur dan lauk pauk tersebut. Namun sebagian lagi ada yang diambil oleh setiap kordinator dari dusun masing-masing.

“Kami tetap memilih janda tua yang tidak mampu dan warga yang tidak mampu pula. Oleh karenanya kami sangatlah selektif semata-mata agar tidak salah sasaran dalam serah terima bantuan,” urainya.

Sedangkan pembagian sayur mayur mentah dan lauk pauk tersebut, pihaknya berharap bisa lebih banyak memberikan manfaat. Ia mencontohian, satu KK yang diberi satu paket secara otomatis yang merasakan manfaatnya seluruh anggota keluarga tersebut.

“Dengan membagikan 80 paket, berarti sudah ratusan orang yang menerima manfaatnya. Tapi mengingat masih mengandalkan dana pribadi dan sebagian kecil dapat sumbangsih dari sahabat dan kerabat, sebenarnya kami sangat berkeinginan menjangkau lebih luas lagi,” terangnya bersungguh-sungguh.

Salah satu warga, Supanti (29 th) merasa sangat berterima kasih menerima bantuan dari Warung New Normal. Dia mengaku selama ini kehidupannya tak ada yang memberikan perhatian.

“Apa yang kami terima ini sungguh sangat membantu kebutuhan kami. Semoga gerakan sosial seperti ini akan ada pihak-pihak lain terutama pemerintah Banyuwangi ikut terketuk hatinya agar bisa meringankan beban kami yang hanya rakyat kecil ini,” keluhnya dengan penuh harap.

(tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *