Laporan : Suherman Amin Bireuen Aceh
NUSANTARA-NEWS.co, Aceh Utara – Muhammad Al-Farisi Bocah berusia 9 tahun masih duduk dibangku SD di Baktya Barat Aceh Utara ditemukan sudah meninggal dengan mayat mengapung Sabtu (26/2-2021).
Mayat ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh Pihak Kepolisian,Tim BPBD/Tim SAR dan bersama warga sekira 17 jam setelah dikabarkan hilang tenggelam ke Sungai Sampoyniet Kecamatan Baktiya Barat Kabupaten Aceh Utara .
Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Baktiya Barat, Iptu Heri kepada wartawan membenarkan, bahwa telah ditemukannya anak laki-laki atas nama Muhammad Al-Farisi pada hari Sabtu, tanggal 27 Pebruari 2021, di sungai Sampoyniet, Gampong Langnibong Kecamatan Baktiya Barat Aceh Utara.
Penemuan korban katanya ditemukan salah seorang saksi, bernama Rayyan, pulang dari lokasi pencarian korban tenggelam dan melewati jalan tanggul pinggir sungai tersebut, sekira pukul 10.00 WIB tidak jauh dari korban tenggelam..
Setibanya di dekat jembatan yang tidak begitu jauh dengan korban tenggelam, ia melihat seperti tangan yang sudah menghitam akibat terkena lumpur yang sudah mengapung di dalam sungai.
Kemudian, saksi mendekati TKP penemuan tersebut untuk memastikan apakah benar yang dilihatnya itu benar-benar mayat korban yang tengelam pada hari Jum’at tanggal 26 februari 2021.
“Setelah mendekati TKP, saksi melihat tangan dan rambut korban sudah mengapung di sungai”, sebut Kapolsek seraya memberitahukan kepada warga perihal penemuan mayat tersebut kepada warga yang sedang melakukan pencarian bersama tim BPBD/Tim SAR Aceh Utara yang juga dibantu oleh personel Polsek Baktya Barat.
“Warga langsung mengambil jenazah korban yang sudah terapung di dalam sungai dan selanjutnya bersama mobil ambulance Puskesmas Sampoyniet di bawa ke rumah duka untuk di semayamkan”, pungkasnya.
Pengamatan media ini, di rumah duka selain dipadati ratusan warga, juga aparat Kepolisian, unsur Muspika setempat, Tim SAR dari BPBD Aceh Utara serta Tim Inafis Polres Aceh Utara.
(red)












