NUSANTARA-NEWS.co, Pamekasan – Masjid Agung Asy-Syuhada hari ini diresmikan oleh bupati pamekasan sebagai masjid tangguh yang berpusat di titik jantung kota Pamekasan.
Masjid yang berdiri sejak tahun 1516 ini, kini tetap berdiri kokoh tanpa merubah tampilan serta beberapa ornamen yang menjadi ciri khasnya.
Sesuai dengan anjuran pemerintah masjid ini tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat kepada jemaah yang ingin beribadah, kini menjadi sorotan bupati untuk mensukseskan program prioritas pemerintah, Jumat (27/08/21)
Launching masjid tangguh ini dihadiri oleh Forkopimda, ketua DPRD, Ketua DMI (Dewan Masjid Indonesia), Sekdakab Pamekasan, Camat Pamekasan, Kadinsos, Kadinkes dan instansi terkait tak hanya meresmikan masjid tangguh, bupati juga memberikan beberapa paket sembako hingga beberapa vitamin kesehatan kepada para takmir dan pengurus masjid.
Bupati Pamekasan menyampaikan, sesuai dengan data lengkap dari Pemkab, pihaknya membuat beberapa paket bantuan dengan klaster yang berbeda.
” Hari ini pemerintah memberikan bantuan untuk 120.095 pengelolaan takmir masjid yang ada di Pamekasan, yang di launching di masjid Agung Asy-Syuhada ada 40.00148 bantuan, sudah satu minggu lalu disiapkan oleh Pemkab serta pendistribusiannya melalui kantor kecamatan yang ada di pamekasan.” kata Bupati.
“Perhari ini seluruh kecamatan di Pamekasan akan melakukan pemberian paket bantuan berupa sembako, vitamin, serta beberapa alat kesehatan untuk para takmir dan pengurus masjid di Pamekasan” ucapnya
Ada beberapa program pemerintah kabupaten Pamekasan yang harus menjadi prioritas.
- Santana (santri tanggap bencana)
- Mastana ( masjid tanggap bencana)
- Pasarna ( pasar tanggap bencana)
- Sekotana ( sekolah tanggap bencana)
” Dari 4 program prioritas, Pemkab akan melakukan vaksinasi di dalamnya untuk memberikan kontribusi baik kepada masyarakat agar wabah covid 19 di pamekasan tidak semakin meningkat seperti beberapa bulan yang lalu,” pungkasnya.
(idrus)












