NUSANTARA-NEWS.co, Banyuwangi – Potret pendidikan di Dusun Sumberan, Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat sangat memilukan dan membutuhkan perhatian bersama dan ter khusus Kementrian Agama yang menaungi. Mahasiswa Untag 1945 Banyuwangi hadir dalam Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) dengan prioritas program Pendidikan
Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan oleh kelompok 33, tepatnya di Dusun Sumberan, Macan Putih mengambil tema ” Membangun Manajemen Sumberdaya Manusia Melalui Pendidikan yang Berkualitas”.
Sekolah yang memiliki 90 siswa siswi dan guru pengajar sebanyak 10 orang ini patut untuk mendapatkan perhatian lebih dari semua kalangan
Yeni Eka Nurjanah, Spd selaku Kepala Sekolah sangat mengapresiasi kegiatan Mahasiswa Untag Banyuwangi
” Saya sangat apresiasi sekali kegiatan KKN Mahasiswa Untag Banyuwangi yang memprioritaskan program pendidikan di sekolah kita ini. Kebanyakan KKN itu memprioritaskan pembangunan diluar sekolah, tapi kelompok KKN ini berbeda selama sepengetahuan saya,” ujarnya.
Selama saya menjabat, jarang ada bantuan dari Kementrian Agama, tapi kalau dulu sepertinya ada. Lebih miris lagi itu ada beberapa siswa siswi kita yang rumahnya seberang, jadi kalau mau ke Sekolah itu menyebrangi sungai bahkan jika sungainya besar siswa siswi tersebut tidak masuk sekolah, imbuh Yeni
Veri Kurniawan, selaku ketua kelompok 33 menjelaskan pada nusantaranews.co
Kelompok 33 memprioritaskan program pendidikan dan tema yang kita ambil yaitu ‘ Membangun Manajemen Sumberdaya Manusia Melalui Pendidikan yang Berkualitas”.
MI NURUL HUDA II ini satu – satunya sekolah yang ada di Dusun Sumberan, Macan Putih. Jadi menurut kita ini sekolah sangat vital dan tungkuan untuk menciptakan generasi Bangsa yang memiliki kualitas baik. meskipun tidak besar, setidaknya Mahasiswa Untag khususnya kelompok 33 Sumberan ini membantu bagaimana agar adik – adik nanti sekolah semangat.
Dengan kita membantu cat dan rehab satu kelas percontohan, semoga bisa membangkitkan semangat pengajar yang ada dan siswa siswinya
( Erni )












