POLRI  

Binrohtal Polres Singkawang: “Taubat, Jalan untuk Dekat dan Menarik Rahmat Allah SWT”

NUSANTARANEWS.co, Singkawang Kalbar, — Dalam rangka memberikan pembinaan rohani dan mental kepada para tahanan, Polres Singkawang kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Agama Islam pada Jumat pagi, 25 September 2026, mulai pukul 09.00 wiba, sampai selesai.

Kegiatan Binrohtal tersebut diikuti oleh para tahanan beragama Islam yang terdiri dari ±25 orang tahanan laki-laki dan 5 orang tahanan perempuan.

Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib, khidmat, dan penuh kekeluargaan.

Pembinaan kali ini kerja sama lintas sektoral antara Polres Singkawang bersama kantor Kementerian Agama Kota Singkawang dgn pemateri dari Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Singkawang, yaitu Ustadz H. Haris Wandi, S.E. dan Ustadz Rabuansyah, S.H.I.

Adapun tema yang disampaikan adalah “Taubat, Jalan Untuk Dekat dan Menarik Rahmat Allah SWT.”

Dalam penyampaiannya, para pemateri mengajak para tahanan untuk menjadikan masa menjalani proses hukum, sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki kesalahan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa, namun Islam mengajarkan bahwa pintu taubat dan ampunan Allah SWT senantiasa terbuka bagi hamba-Nya yang benar-benar ingin kembali kepada jalan kebaikan.

Disampaikan pula bahwa taubat bukan sekadar mengucapkan istighfar, tetapi harus diwujudkan dengan penyesalan atas kesalahan, meninggalkan perbuatan dosa, serta memiliki tekad yang sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya. Apabila berkaitan dengan hak orang lain, maka harus berusaha mengembalikan atau menyelesaikan hak tersebut.

Pesan tersebut diperkuat dengan firman Allah SWT dalam QS. Az-Zumar ayat 53:

“Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.”

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa sebesar apa pun kesalahan seseorang, selama masih diberikan kesempatan hidup, maka masih terbuka jalan untuk kembali kepada Allah SWT melalui taubat yang sungguh-sungguh.

Para tahanan juga diajak untuk memperbanyak istighfar, shalat, membaca Al-Qur’an, berdoa, memperbaiki akhlak, serta memperbanyak amal kebaikan.

Masa berada di dalam tahanan, diharapkan tidak hanya dipandang sebagai masa yang penuh keterbatasan. Tetapi juga dapat menjadi ruang untuk melakukan perubahan diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan Binrohtal diakhiri dengan doa bersama agar Allah SWT memberikan hidayah, kekuatan, kesabaran, kesehatan, serta membuka pintu ampunan dan rahmat-Nya kepada seluruh peserta.

Para tahanan juga diharapkan mampu mengambil hikmah dari proses yang sedang dijalani dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik, taat kepada Allah SWT, serta bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Melalui kegiatan Binrohtal ini, Polres Singkawang bersama Kementerian Agama Kota Singkawang terus berupaya memberikan pembinaan yang menyentuh aspek rohani dan mental. Sehingga nilai-nilai keagamaan dapat menjadi bekal bagi para tahanan untuk melakukan perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik.

“Jangan jadikan masa lalu sebagai alasan untuk berputus asa. Jadikan ia sebagai pelajaran untuk kembali kepada Allah SWT. Karena selama pintu taubat masih terbuka, harapan untuk menjadi lebih baik juga selalu ada.”

(Azn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *