DKM Masjid Al-Muhajirin Membina UMKM

JAKARTA, NUSANTARANEWS.co – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) tidak sekedar mengelola kegiatan peribadahan saja, namun juga diharapkan menjadi wadah pembinaan dan pendidikan berbagai hal yang menjadi konstribusi bagi jamaah dan warga sekitar.

DKM Al-Muhajirin di Perumahan Bukit Cimanggu City, dengan ketuanya Bp H Antoni Siregar, selain dengan program peribadahan rutin, juga berupaya melakukan pembinaan dalam bidang pendidikan kepada pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM.

DKM Al-Muhajirin memiliki lebih dari 100 pengusaha UMKM, yang rutin dilakukan pembinaan berbagai kompetensi yang dibutuhkan UMKM.

Dalam rangka Peringatan Hari UMKM International pada tanggal 27 Juni 2026, DKM Al-Muhajirin bersinergi di Universitas Bina Sarana Informatika dan Universitas Ibnu Khaldun Bogor, membuat acara Peringatan sekaligus pemberian pelatihan kepada UMKM binaan DKM Al-Muhajirin, dengan tema Tatacara Pembuatan Laporan Keuangan UMKM.

Acara peringatan Hari UMKM International 2026 menghadirkan 2 pembicara yaitu Bapak Raden Tedy, selaku Dosen Universitas Bina Sarana Informatika, yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Kewirausahaan UMKM, Kadin Indonesia, serta Bapak Rahmad MD, selaku Dosen dan juga Ketua Tax Centre Universitas Ibnu Khaldun Bogor.

Dalam acara bertajuk workshop tersebut dihadiri juga Ketua RW 09 bapak Nova Dwiyatna dan para ketua RT dilingkungan RW 09, Kelurahan Mekar Wangi, Kota Bogor dan lebih dari 50 pengusaha UMKM binaan DKM Al-Muhajirin, para dosen dan mahasiswa dari Universitas Bina Sarana Informatika dan Universitas Ibnu Khaldun Bogor.

Raden Tedy selaku narasumber menyatakan bahwa lebih dari 74% UMKM di Indonesia tidak paham dan tidak memiliki laporan keuangan, yang pada akhirnya selain UMKM tidak mengetahui berapa keuntungan usaha, kesulitan membuat strategi usaha, juga berdampak pada tidak bisanya mengajukan kredit ke Bank.

Sementara itu Bapak Rahmad MD memberikan teknis pembuatan Laporan keuangan, dari pencatatan uang masuk dan keluar, sampai dengan pembuatan laba rugi dan neraca UMKM.

“Workshop ini merupakan bagian Pengabdian Masyarakat dari Perguruan Tinggi yang dilaksanakan para Dosen dan Mahasiswa, yang juga kontsribusi Perguruan Tinggi pada masyarakat,” ujar Ibu Fitri selaku dosen di Universiras Bina Sarana Informatikan yang didampingi bapak Fadli  dan 2 orang mahasiswa dari Universitas Bina Sarana Informatika.

Pengusaha UMKM yang hadir selain mengikuti pelatihan, juga membawa berbagai produknya, antara lain ada Rendang Taragak, Aneka benih sayuran dan buah – buahan Jawara, Usaha Logistik KUN, Kopi, susu Edamame, batik ecoprint dan masih banyak lagi lainnya.

Salah satu peserta Ibu Emma, mengusulkan agar DKM Al-Muhajirin juga mengupayakan pinjaman modal kerja kepada UMKM dengan pola dana hibah dari jamaah, yang dikelola secara baik, dan tetap dilakukan bagi hasil kepada UMKM yang meminjamnnya. Hal ini direspon positif oleh Bapak H Antoni Siregar selaku Ketua DKM Al-Muhajirin, untuk menjadi perhatian yang akan datang.

Bapak Nova Dwiyatna selaku Ketua RM 09 dimana Masjid Al-Muhajirin berdiri sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan dan berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan, bahkan dilakukan lebih besar lagi dengan menghadirkan acara Bazar UMKM.

Acara peringatan Hari UMKM Internatioanl yang diselenggarakan oleh DKM Al-Muhajirin ini, dipandu oleh Raffi, seorang anak muda warga RW 09, yang memiliki talenta yang baik didalam mengelola suatu acara, dengan moderator Sdri Tyas yang juga Sekretaris Komunitas UMKM Naik Kelas Kota Bogor.

Acara diakhir dengan diskusi dan ramah tamah para peserta workshop.

[rel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *