NUSANTARANEWS.co, Medan — Camat Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, dicurigai menyelewengkan dana dari seluruh aparatur sipil negara (ASN) se-Kecamatan Sumbul yang diminta wajib membeli bibit pohon untuk kegiatan aksi lingkungan dengan menanam pohon.
Kecurigaan itu dilontarkan warga netizen lewat unggahan akun atas nama Chy yang diteruskan kepada mistar, Kamis (23/4/2026).
Berikut ini kutipan kecurigaan dalam unggahan dimaksud:
“Selamat siang min. Saya dapat informasi, kalau Camat Sumbul mau buat aksi penanaman pohon, tapi lucunya dibuat data bagi para ASN yang membeli dan tidak membeli bibitnya. Jadi singkatnya, Camat Sumbul Dairi mau buat aksi peduli lingkungan dengan menanam pohon. Cuma pohonnya wajib dibeli sama ASN. Coba diperksa min, siapa tau itu aksi penyelewengan dana. Karena tidak mungkin buat program penanaman, tapi pake daftar ASN yang membeli dan tidak membeli, dan dibuat embel-embel tidak dipaksa membeli serta hanya yang mau saja. Bantu usut tuntas ya min, soalnya hanya mimin tempat orang kecil mengadu,” tulis warganet kepada pers.
Camat Sumbul, Rinto Hutauruk, saat dikonfirmasi pers melalui Whatsapp, Kamis (23/4/2026) berterima kasih atas informasi yang diberikan.
“Terima kasih infonya Pak,” ucapnya. Atas info yang disampaikan kepada pers, perlu disampaikan hal-hal sebagai berikut:
1.Bahwa benar Camat Sumbul menginisiasi Program Penanaman Pohon guna mendukung Program Indonesia ASRI dan Program Merawat Bumi di Kecamatan Sumbul.
2.Program penanaman pohon tersebut tidak ada anggarannya, diharapkan ASN sebagai orang-orang terdidik boleh memberikan contoh yang baik kepada masyarakat melalui kegiatan “Gerakan ASN Kecamatan Sumbul Merawat Bumi”
3.Pengadaan bibit dimaksud dilakukan secara swadaya oleh masing-masing ASN dan secara sukarela, tanpa paksaan. Dan bibit akan diserahkan kepada ASN yang bersangkutan untuk ditanam di tanah masing-masing.
4.Adapun daftar tersebut diperbuat untuk mempermudah proses pembelian dan pendistribusian bibit dimaksud untuk masing-masing sesuai daftar yang diserahkan.
5.Program ini diperbuat untuk menyadarkan masyarakat terlebih ASN untuk turut serta merawat bumi dengan menanam bibit tanaman yang produktif dan bersertifikat. Lestari alamku, sejahtera rakyatku, seperti dikutip dari mistar.id, Sabtu (25/4/2026) sore.
(KTS/rel)











