Gandeng Polsek Samalanga, MAS Ummul Ayman Gelar Sosialiasasi Pencegahan Bullying dan Kekerasan Seksual

Nusantaranews.co.Bireuen – Dalam rangka meningkatkan kepedulian siswa dan mencegah perundungan serta peningkatan keamanan di lingkungan sekolah, Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ummul Ayman menggelar kegiatan ‘Edukasi dan Sosialisasi Pencegahan Bullying dan Kekerasan’. Kamis (22/05/2025) di musala Ar-Rahmah, kompleks Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Ummul Ayman, Samalanga, Bireuen.

Acara bekerjasama dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Samalanga ini diikuti sebanyak 769 peserta dari siswa-siswi kelas VIII, IX dan XI serta segenap guru dan tenaga kependidikan (Tendik) MAS Ummul Ayman.

Hadir langsung sebagai pemateri yakni Kapolsek, Iptu Budiono, SE, MM bersama Bhabinkamtib mas Polsek Kecamatan Samalanga.

Dalam materi penyampaian, Kapolsek menekankan efek bahaya dari perundungan (bullying), menghina dan meremehkan sesama. Ketiga perkara disebut merupakan awal dari pertengkaran dan bahkan pembunuhan.

“Adik-adik sekalian, bullying itu sangat meresahkan dan merusak tatanan pertemanan. Itu adalah awal dari percekcokan hingga pembunuhan,” ujarnya.

Terlebih lagi bagi para siswa yang berdomisili di sekolah berasrama. Perkara itu tentu menjadi pusat perhatian utama bagi kalangan pendidik.

Selain itu, Kapolsek juga mengedukasi peserta terkait penyalahgunaan narkoba serta bahaya dari kenakalan remaja yang sedang merebak akhir-akhir ini.

Namun hal itu bisa diatasi dengan memperdalam ilmu serta bergaul dengan teman yang positif.

Sementara , Kepala MAS Ummul Ayman, Tgk. Amrullah, M.Ag sangat mendukung kegiatan positif ini. Ia menerangkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan keamanan sekolah khususnya pemahaman tentang tindakan perundungan (bullying) dan kekerasan serta upaya pencegahannya bagi para siswa.

Tgk Amrul berharap melalui materi yang disampaikan dapat membuka wawasan bagi guru dan siswa untuk mengetahui indikator tindakan bullying serta tindakan pencegahannya.

“Sebetulnya kegiatan ini tiap tahun kita adakan, agar para guru bisa menerapkan materi ini, mengantisipasi dan menentukan tindakan pencegahan yang tepat,” katanya.

Harapannya para siswa memahami betul serta selalu menerapkan akhlakul karimah dalam segala aktivitas. Di antaranya adalah menjauhi diri dari mem-bully, menjelekkan serta mencaci-maki sesama,” harap Teungku asal Blang Seunong ini. [Aidil]

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *