NUSANTARANEWS. Co, Barito Utara – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Malawaken dan Penetapan Rancangan Kerja Desa (RKPDES) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Desa setempat pada Rabu, 30/09/2026.
Kegiatan Musrenbangdes yang dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Teweh Baru, Samsul Astorijaya yang dalam hal ini mewakili Plt. Camat Teweh Baru, dihadiri P3MD Kabupaten, Indra Jaya, Bhabinkamtibmas Teweh Baru, Kepala Desa (Kades) Malawaken Syahnudin beserta perangkat desa, Ketua BPD Muliadi dan anggota BPD, Pendamping Desa, Kepala Sekolah SD, SMP, Kepala Dusun, Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan peserta Musrenbangdes.
Sekcam Teweh Baru, Samsul Astorijaya menyampaikan Musrenbangdes ini sebenarnya sudah kita ketahui bersama, namun yang jangan dilupakan adalah segala prioritas kita menyatukan bahasa, menyatukan persepsi, dan menyatukan kesepahaman kita.
“Sebagaimana amanah Undang-undang tentang desa, yang wajib dilaksanakan oleh desa adalah pembinaan pendidikan anak usia dini dan nonformal. Adapun pendidikan kesetaraan juga menjadi salah satu yang disoroti. Dan kemudian, program pendidikan nonformal dinilai dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang terkena kondisi tertentu sehingga tidak dapat mengikuti pendidikan formal secara normal,”ujarnya.
Pemerintah Kecamatan juga mendorong supaya fasilitas serta sumber daya yang tersedia di desa Malawaken dapat dimanfaatkan yaitu untuk meningkatkan akses pendidikan masyarakat. Disisi lain, pembangunan desa juga diharapkan tidak hanya berorientasi yaitu pada bidang infrastruktur, tetapi juga mampu melihat potensi wilayah yang dapat dikembangkan.
“Dengan keterbatasan anggaran dapat menjadi salah satu pertimbangan yang penting dalam menentukan kegiatan yang akan dimasukkan dalam rencana kerja, karena itu program yang dipilih diharapkan memiliki tingkat urgensi dan manfaat yang jelas bagi masyarakat. Musrenbangdes ini menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi dengan kemampuan pemerintah Desa dalam melaksanakan pembangunan.
“Desa Malawaken lanjutnya, diharapkan dapat menjalankan pembangunan tahun 2027 secara terarah, efektif, dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat serta program yang menjadi kewenangan desa,”ucapnya.
Sementara itu, Kepala desa Malawaken, Syahnudin mengatakan bahwa kegiatan hari ini untuk memantapkan hasil Musdes yang kita laksanakan kemarin untuk menganggarkan kegiatan untuk tahun 2026-2027. Karena anggaran kita tahun 2027 nanti ada pengurangan, jadi saya berharap kegiatan kita hari ini dalam menganggarkan kegiatan untuk tahun 2027 diharapkan terkait dengan kegiatan-kegiatan yang prioritas.
“Dan tentunya hal-hal yang tidak tentu orgensi tidak kita kaitkan, namun kita harap kegiatan tahun ini berdampingan dengan usulan-usulan yang sifatnya orgensi. Peserta yang hadir pada hari ini semua elemen masyarakat, karena nanti ada usulan-usulan itu harapan kita dari hal-hal yang positif,”kata Syandudin.
Ketua BPD Desa Malawaken, Muliadi mengatakan pada kesempatan ini, kami mewakili rekan-rekan bersama seluruh anggota BPD mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu sekarang ini untuk mengikuti acara kita pada hari ini. Mana acara ini adalah kewajiban dari hasil Musdes yang dilaksanakan kemarin jadi apa-apa yang kita usulkan kemudian disaring dengan berbagai tekniknya.
“Sehingga menjadi hal-hal yang menjadi orgensi yang lebih penting yang bilanya bisa untuk demi kesejahteraan dari pada masyarakat kita mengikuti RKPDes dan sehingga pada hari ini ada beberapa item yang dilaksanakan sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada pada desa kita,”ucap Muliadi.
[led]












