banner 728x250

Momentum Hari Lahir Pancasila, Risdiana: Mari Kita Merawat Keberagaman Jaga Keutuhan NKRI

Pemimpin Perusahaan Kinerja Group Risdiana Wiryatni

NUSANTARANEWS.co, Jakarta – Sejak tahun 2016, Pemerintah telah menetapkan 1 juni sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden No. 24 Tahun 2016. Penetapan tersebut merupakan suatu hal yang sangat penting dan bernilai strategis bagi bangsa Indonesia, sebagai salah satu upaya untuk mengarusutamakan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara melalui refleksi yang bersifat tahunan. Bangsa Indonesia diajak untuk merenungkan kembali aspek filosofis dan historis dari kelahiran Pancasila sebagai ideologi, dasar negara, serta pedoman hidup bangsa Indonesia

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, CEO Kinerja Group Risdiana Wiryatni, mengucapkan selamat hari lahir Pancasila, yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.

“ Selamat Hari Lahir Pancasila, semoga dengan momentum ini, kita semua anak-anak bangsa bisa lebih menghayati, bisa mengamalkan dan mengimplementasikan dalam hidup berbangsa dan bernegara, sebagaimana yang termaktub dalam sila-sila Pancasila,” kata Risdiana melalui keterangan di Jakarta, Sabtu 1 Juni 2024.

Risdiana mengatakan, refleksi terhadap Hari Lahir Pancasila sejatinya akan menghantarkan bangsa Indonesia pada banyak pembelajaran dan kearifan yang diberikan oleh para pendiri bangsa (founding fathers). Perumusan Pancasila merupakan langkah visioner yang ditempuh oleh para pendiri bangsa yang peduli akan pentingnya sebuah dasar negara sebagai landasan eksistensi dan dinamika Indonesia pasca kemerdekaan.

Oleh karena itu,  kata Risdiana, pentingnya masyarakat mengedepankan nilai-nilai dan kepentingan bersama menjalani hidup dalam satu bangsa.

“Pancasila sebagai dasar negara memiliki kedudukan tertinggi. Pancasila dibuat oleh pendiri bangsa Indonesia dengan penuh kehati-hatian memperhatikan baik buruknya. Para pendiri bangsa Indonesia tentunya tidak sembarang dalam membuat dasar negara,” ujarnya.

“ Bangsa Indonesia harus memahami keberagaman yang ada dan harus merawatnya, yaitu dengan mempunyai sikap egaliter dan toleran. Karena negara Indonesia adalah negara yang plural, sudah sepantasnya masyarakat Indonesia menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *