LARANTUKA, NUSANTARANEWS.co – Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga peyintas erupsi Gunung Api Lewotobi yang masih berada di pengungsian mandiri dan mendiami Hunian sementara (Huntara) di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores timur, Provinsi NTT kian dekat.
Setelah 238 Hunian tetap mandiri dalam progres kerja Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat sementara di laksanakan, informasi baru yang menyejukan kembali di lontarkan oleh Kantor ATR/BPN Kabupaten Flores timur.
Kepala Kantor ATR/BPN Flotim, Jeny Selfiana,SE dalam keterangannya kepada media ini, Jumad (2/10/2026) menyebut soal urusan lokasi Huntap di Todo akan di umumkan pada Senin ( 5/10/2026).
Menurutnya, yang akan di umumkan pada hari Senin adalah terkait hasil inventarisasi dan indentifikasi kepemilikan lahan yang ada di lokasi Todo, Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena.
” Nama – nama yang diumumkan tersebut, adalah yang berhak diberikan ganti rugi nantinya. Semua nama nanti bisa di akses saat diumumkan di kantor Desa Lewolaga ” tegasnya.
Hasil inventarisasi dan Identifikasi lanjut Jeny Selfiana, mencakup bidang perbidang tanah, meliputi data yuridis dari subjek hak calon penerima ganti rugi tànah serta memuat tanaman tumbuh yang nantinya di nilai oleh Appraisal.
Hasil inventarisasi sebut Jeny Silfiana, selanjutnya akan dituangkan dalam bentuk daftar nominatif.
Untuk Indentifikasinya, memuat luas lahan yang akan dibebaskan untuk selanjutnya diberikan ganti rugi.
Menyoroti soal keberadaan appraisal, Kepala ATR/BPN Flotim, Jeny Selfiana menyebut, setelah diumumkan hasil inventarisasi dan indentifikasi selama 14 hari, setelahnya baru dengan pengadaan aprisal.
“Soal daftar nama – nama yang berhak bisa hari Senin ” tutupnya. (MB)












