banner 728x250

Menjaga Keamanan dan Kehangatan Lingkungan, Kisah Para Sekuriti di Komplek BTN Ciremai Giri

Dalam komplek BTN Ciremai Giri, tugas menjaga keamanan bukanlah hal yang ringan. Di tengah malam, ketika sebagian besar warga sudah beristirahat, empat orang penjaga keamanan atau sekuriti siap sedia berkeliling untuk menjaga situasi keamanan di sekitar lingkungan. Salah satunya adalah Nasikhin, yang telah bertugas sebagai ketua keamanan sejak tahun 2017.

Pekerjaan mereka terbagi dengan satu orang bertugas pada siang hari hingga malam menjelang, sementara tiga orang lainnya mengambil shift pada malam hingga pagi hari.

Tanggung jawab mereka bukan hanya menjaga keamanan fisik komplek, tetapi juga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga. Nasikhin menceritakan suka duka menjadi seorang penjaga keamanan. Meskipun harus bertugas bahkan saat sakit, ia merasa tanggung jawabnya terhadap keamanan lingkungan sangatlah besar. Namun, ada sisi baiknya, yaitu dapat beribadah dengan tenang karena pos mereka berdekatan dengan Masjid Nurul Mutaqien. Ketika mengalami musibah seperti sakit, warga komplek turut membantu dengan sumbangan sukarela, mencerminkan kehangatan dan solidaritas di antara mereka.

Para penjaga keamanan merasa senang dengan tugas mereka karena masyarakat di komplek Ciremai Giri terkenal ramah dan saling pengertian. Dengan penuh rasa tanggung jawab, mereka menjalankan tugas mereka sehari-hari.

Menjelang libur panjang atau Lebaran, Nasikhin menghimbau warga untuk memberitahukan keamanan jika akan meninggalkan rumah. Hal ini membantu para penjaga keamanan untuk lebih memperhatikan dan menjaga rumah yang ditinggalkan, mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.Berkat dedikasi dan tanggung jawab para sekuriti serta partisipasi aktif warga, RW 17 Ciremai Giri berhasil meraih predikat RW kedua terbaik dalam kategori Siskamling oleh Polres Kota Cirebon tahun lalu. Ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara para penjaga keamanan dan warga dapat menciptakan lingkungan yang aman, hangat, dan solid.

[ Raden Prawira ]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *