BUDAYA  

Bela negara melalui karya bakti BAGIMU NEGERI

Kang Maman

Oleh : Kang Maman *)

Implementasi dari semangat & jiwa bela negara, tidak melulu soal dar.. der.. dor suara senapan dan aksi heroik menyambung nyawa namun seorang anak bangsa dpt dikatagorikan sebagai patriot, manakala dia memiliki pemahaman dan kesadaran untuk ikut serta membangun masyarakat ( Trisatyanya ) atau berpartisipasi dlm giat pengabdian masyarakat, karena merupakan bagian integral dari hak serta kewajiban bela negara di mata konstitusi kita.

Perhelatan Akbar Nasional Saka Wira Kartika yg di gelar di Buper Mashudi Jatinangor pada 2-3 Pebruari 2024. Yang diikuti serentak oleh para anggota Saka Wira Kartika di wilayah masing masing Kodam se lndonesia, merupakan kristalisasi semangat bela negara dlm perspektif yg kaya warna.

Giat Nasional yg dihadiri Kasad ( selaku ketua Mabisaka wira kartika Nasional ) yg di ikuti dan berlangsung serentak dipimpin oleh para Kamabi Saka Wira Kartika ( Pangdam ) di masing masing Kodam melalui pelibatan secara aktif para anggota SWK nya, menunjukan bahwa solidaritas dan soliditas insan pramuka Saka wira kartika dalam menderma baktikan karya juangnya, patut diapresiasi secara paripurna. Program Ketahanan Pangan, penghijauan dan pembentukan Relawan terlatih Tanggap bencana ( SIGAP/ Siaga Tanggap ) merupakan sumbangsih yg sangat besar nilainya dlm rangka memupuk kesadaran dan kepedulian, mengantisipasi dan menangkal potensi ancaman & tantangan kolektif negara dan bangsa kedepan dari segala lini.

Tidak sekedar membekali SDM SWK dgn kemampuan Panca Krida secara teoritis dan penanaman Jiwa Bela Negara secara empiris. Melalui Giat Kemah Bakti / PERTI ( nama seharusnya yg lebih pas daripada istilah PERSAMI SWK ) SWK Tahun 2024, diharapkan akan menjadi batu lompatan untuk lebih meningkatkan sinergi antara kwartir dan saka binaan TNl – AD dlm berpadu daya mendayagunakan potensi bersama untuk kemandirian, kemajuan dan kejayaan NKRI kita.
Tetap semangat dan Tetap Memandu !!!

*) Penulis adalah Pemerhati Bidang Pendidikan dan sosial kemasyarakatan yang tinggal di kota Cirebon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *