Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, khatib ajak umat tingkatkan semangat gotong royong dalam segala hal

 

NUSANTARANEWS.co, Jakarta – Noor Achmad, selaku khatib dalam shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (2/5/2022), mengajak seluruh umat untuk meningkatkan gotong royong, khususnya Ketika menghadapi musibah.

“ Bangsa Indonesia terbukti dapat mengatasi segala musibah dengan semangat gotong-royong. Hal ini terbukti dana sosial yang dikumpulkan Baznas rata-rata meningkat 30 persen di seluruh Indonesia,” kata Noor Achmad.

Semangat gotong-royong, kata Noor, sangat terlihat saat menghadapi Pandemi Covid-19, mulai dari penerapan prokes, memberikan bansos, hingga bantuan Kesehatan.

“ Gotong-royong juga terlihat saat musibah guguran lava Gunung Semeru. Oleh karena itu, momentum Idul Fitri harus dijadikan sebagai sarana mawas diri kepada Allah SWT,” ujar  Noor, yang juga Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) itu.

Idul Fitri, lanjut Noor, juga menjadi momentum islah antar kelompok, golongan agama dan suku bangsa dengan lainnya.

“ Idul Fitri harus menjadi momentum bersma melahirkan kesadaran bahwa sesungguhnya kita berasal dari penciptaan yang sama, fitrah kejadian yang sama, umat yang satu umat ciptaan Allah SWT,” tambahnya.

Noor juga mengungkapkan, puasa Ramadhan telah mengajarkan kesatuan orientasi, persamaan pandangan, dan kebersamaan dalam pengabdian.

“ Puasa yang hanya menahan lapar dan dahaga, tidak ada artinya kalau tidak mampu mengendalikan lisan dan berbuat yang tidak baik. Gibah, menyebar hoaks, dan perbuatan lain yang dilarang agama,” tuturnya.

Dalam konteks berbangsa dan bernegara, Noor menilai selesainya ibadah puasa dan hadirnya Idul Fitri harus menjadi momentum Bersama untuk bersyukur secara nasional.

“ Bersyukur Allah SWT memberikan sumber daya beragam namun tenteram. Sikap nyata merawat keharmonisan, semangat bergotong royong, solidaritas dan menghasilkan nilai-nilai positif, menangkal anasir-anasir negative yang merusak tatanan hidup kita sendiri,” jelasnya.

Di akhir kotbahnya, Noor Achmad menegaskan momentum Idul Fitri merupakan sarana untuk membangun bangsa dan bukan sekedar memakmurkan fisik.

“ Tapi yang paling penting membangun peradaban agar terwujud impian Indonesia menjadi negara yang adi luwung dan barakallah,” kata Noor Achmad.

Turut hadir dalam Sholat Idul Fitri ini, Wapres Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, serta para duta besar negara sahabat dan pimpinan lembaga tinggi negara.

Ibadah shalat Id di Masjid Istiqlal dimulai pukul 07.00 WIB, dengan dipimpin Hasanudin Sinaga sebagai imam dan Noor Achmad sebagai khotib.

Kegiatan berjalan lancer dengan tetap mengedepankan protokol Covid-19.

(dul/red)

Sumber : ANTARA

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *