Umum  

Yahya Staquf terpilih jadi Ketua Umum PBNU gantikan Said Agil

Yahya Cholil Staquf

 

NUSANTARA-NEWS.co, Jakarta – Yahya Cholil Staquf terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama(PBNU) periode 20212026, dalam Muktamar NU di Lampung, Jumat (24/12/2021)

Keputusan terpilihnya Yahya Staquf, dihasilkan dalam agenda Rapat Pleno V Muktamar NU dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum PBNU.

Muhammad Nuh, Ketua Komite Pengarah (SC) mengatakan, berdasarkan pemilihan ketua umum, Yahya berhasil mengantongi 337 suara, melampaui Said Agil yang memperoleh 210 suara.

“ Kepada Gus Yahya selamat. Mudah-mudahan di tangan beliau masa depan NU itu, ayo sama-sama gandeng tangan, agar NU lebih baik lagi,” kata Muhammad Nuh, usai proses pemilihan Ketua Umum.

M Nuh mengungkapkan, KH. Said Agil mendapat 210 suara dan KH Yahya Cholil Staquf memperoleh 337 suara.

Sesuai pasal 28 ayat 2 tatib Muktamar ke 34, kata M. Nuh, KH Yahya Cholil Staquf ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama, masa khidmat 2021-2026.

Yahya Staquf, diketahui pernah menjabat sebagai Katib Aam PBNU pada periode 2015-2020. Yahya, yang merupakan kakak kandung Menteri Agama ini, lahir di Rembang 16 Februari 1966. Lahir dari keluarga dengan tradisi santri yang kental. Yahya juga dikenal sebagai sosok intelektual Islam, yang telah menyumbangkan pemikiran-pemikirannya untuk NU.

Ayahnya, Muhammad Cholil Bisri, seorang tokoh NU dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Saat Gus Dur menjadi Presiden RI keempat,  Yahya didapuk menjadi juru bicara. Yahya juga dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Untuk menakodai NU ke depan, Yahya akan bekerja sama dengan Miftachul Achyar, yang kembali terpilih menjadi Rais Aam.

(nug/red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *