DAERAH  

Karyawan PDAU Kuningan Ungkapkan Mosi Tidak Percaya kepada Direkturnya

Karyawan PDAU Kuningan Ungkapkan Mosi Tidak Percaya kepada Direkturnya

 

NUSANTARA-NEWS.co, Kuningan – Karyawan Perumda Aneka Usaha melalui Ketua Serikat Pekerja, Rohman Sutadi semakin menunjukan kekecewaannya kepada Direktur. Kebijakannya dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Perusahaan, Peraturan Bupati no 92 tahun 2020, Perda 11 tahun 2019.

Seperti diketahui, 4 Oktober 2021 Kuasa Pemilik Modal (KPM) telah mengembalikan kewenangan Direktur. KPM dalam hal ini Bupati Kuningan meminta agar segera diselesaikan berbagai masalah internal dan perjanjian eksternal sampai Desember 2021 ini.

“Direktur sempat memenuhi undangan Serikat Pekerja pada tanggal 12 Oktober lalu, namun tidak menghasilkan kesepakatan. Penjadwalan ulang terus dilakukan hingga akhirnya melalui sekretaris perusahaan menyatakan keengganannya berunding dengan Serikat Pekerja tanpa alasan yg jelas”, ungkap Rohman.

Hari ini, Senin (20-12-2021) seharusnya ada pertemuan antara karyawan dengan Direktur beserta Dewan Pengawas sesuai jadwal pukul 16.00 WIB, di kantor PDAU komplek Taman Cirendang Kuningan. Namun Sang Direktur tidak menunjukkan batang hidungnya tanpa alasan jelas. Serikat pekerja yang berasal dari karyawan PDAU ini meminta transparansi Direkturnya Dr. Nana Sutisna demi terpenuhinya  hak dan kepentingan yang dijamin dalam UU no 2 tahun 2004. Karena sejak Oktober 2021, karyawan PDAU belum mendapatkan gajinya.

“Keberadaan Kami juga dilindungi UU no 21 tahun 2000. Kami juga hendak menyelamatkan asset pemda yang hendak dimanfaatkan oleh investor luar yang tidak bertanggung jawab dan membebani perumda pada akhirnya”, ungkap karyawan lain menambahkan.

Keberadaan Direktur PDAU saat ini dianggap bisa menjadi benalu bagi Bupati yang sedang berjuang menyehatkan Perumda. Yang pada akhirnya berdampak pada karyawan menjadi korban dari kegagalan eksekusi, akhirnya merugikan semua pihak.

Sebenarnya kegaduhan di Perumda ini bukan pertama kali. Solusinya mengacu pada perda 11 thn 2019 Direktur diberhentikan dan mengangkat Pjs Direktur dari salah satu Karyawan seperti yang sudah dilakukan tahun 2014 dan 2017.

(Ade Tarmidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *