Wagub ingatkan dokter muda harus siap ditempatkan di mana saja

Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Natanhiel Orno

 

NUSANTARA-NEWS.co, Ambon- Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Natanhiel Orno mengingatkan kepada para Dokter Muda lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon,untuk tidak memilih-milih tempat saat akan bekerja di masyarakat terutama wilayah penugasan di wilayah Maluku dan harus siap di tempatkan di mana saja di Provinsi ini

Saya berharap untuk tidak memilih-milih tempat penugasan.
Dimana pun ditempatkan, demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Maluku, laksanakan tugas yang diemban dengan baik, ” harap wagub saat menghadiri acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan ke-23 periode Desember Tahun 2021 Fakultas Kedokteran Unpatti Ambon di Auditorium Unpatti sabtu (11/12/2021)

“Untuk Yang baru saya di lantik sebagai dokter teristimewa para orang tua yang hari ini yaitu Papa Mama dan keluarga dengan penuh haru ,tawa bahkan tangis bangga menyaksikan putra – putrinya hari ini
Di lantik sebagai seorang dokter,”ungkapnya

“Kita bersyukur karena bisa hadir dan mengikuti kegiatan hari ini karena anak anak indonesia yang ada di Maluku yang lahir dari kandungan mama dan bapa di lantik menjadi dokter baru,”tandasnya.

Wagub berkata,atas nama pemerintah provinsi Maluku kamipun memberikan apresiasi kepada Pak rektor dan ibu dekan kedokteran universitas pattimura yang telah menghasilkan dokter dokter muda dan mudah mudahan ini bisa memenuhi kebutuhan Provinsi Maluku dalam menangani kesehatan di Maluku

Pak Kadis Kesehatan,tadikan pak rektor ,tanya bahwa apakah anak anak kita ini bisa di atur oleh pemerintah provinsi maluku melalui kadis kesehatan untuk memenuhi puskesmas puskesmas yang ada di Maluku,” siap di laksanakan ,jadi sudah siap

Para dokter baru saya percaya sungguh bahwa tugas seorang dokter itu tidak kalah dari Para nabi.Artinya tugas anda itu pergi untuk melayani bukan untuk di layanani,”tegasnya

Saya menghimbau kepada para dokter lulusan Fakultas Kedokteran Unpatti, agar dapat mengabdikan dirinya di Maluku serta mampu menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik,” katanya lagi.

Tambahnya,saya tadi dengar, di katakan oleh Ibu Dekan maupun pak Rektor bahwa disini ada kurikulum program yang lebih khusus di bandingkan dengan fakultas kedokteran lainnya yaitu mata pelajaran atau mata kuliah tentang dokter pulau.

Saya percaya sungguh kalau anda pergi ke tempat tempat yang jauh nanti anda dapatkan itu dan cobalah anda pergi dan sentuh mereka dengan norma normal budaya dan kearifan kearifan lokal adat istiadat

Untuk dokter muda kalau bisa sentuh masyarakat dan menyatuh dengan mereka jangan geli- geli ,tugas seorang dokter itu melayani ,kalau keluar dari pintu muka sampe pintu belakang itu pasti mereka menilai bahwa dokter itu baik

“Kalian harus siap di tempatkan di mana saja karena tugas anda untuk melayani masyarkat dan harus bangga,”jelasnya

” Jangan membangun tembok di hatimu karena sewaktu waktu tidak bisa melompat dari tembok itu karena tembok yang engkau bangun terlalu tinggi ,jadi biasa biasa saja Intinya anak anak ini harus di manfaatkan sehingga tidak ada dusta diantara kita Tadi pa rektor bilang bagaiman mereka jadi kepala puskesmas tapi kalau saya pikir Kepala puskesmas itu di tempatkan saya minta Kalau bisa jangan bidan atau mantri jang jadi kepala puskesmas tetapi kalau boleh dokter yang jadi kepala puskesmas itu indikator untuk menurunkan angka kemiskinan kita,” pungkasnya.

Nengsi.W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *