Umum  

Dispermades gelar kasus dugaan asusila

 

NUSANTARA-NEWS.co, Kebumen Jawa Tengah – DISPERMADES mengadakan pertemuan terkait dugaan asusila yang di lakukan seorang warga desa Totogan kecamatan Karang Sambung inisal (SDR) selaku bapak dari korban, yang berinisial (SS). Rapat dilakukan di ruang aula kantor lantai 2, Rabu (17/11/2021) sore.

Pertemuan dilakukan oleh keluarga korban, pemuda, dan masyarakat desa Totogan kecamatan Karang Sambung. Yang disaksikan oleh ibu Marlina selaku ketua P3A DISPERMADES dan beberapa anggota polisi dari Polres Kebumen, untuk menemukan titik terang dari permasalahan tersebut.

Dalam menindaklanjuti persoalan dugaan asusila yang dilakukan oleh bapak kandung terhadap anaknya sendiri yang berinisial (SS) juga ikut dihadirkan di ruang gedung kantor DISPERMADES.

Pengakuan dari saksi saksi dan masyarakat menjelaskan bahwa bapak tersebut sudah mengakui perbuatanya, Kepada salah satu warga sekaligus paman korban yang yang bernama Mistam yang juga tetangga korban.

Mistam menjelaskan bahwa saat itu saudara (SDR) telah mengakui perbuatanya, pada saat di panggil kerumahnya, bahkan sudah melakukan 3x dan akan mendatangi balai desa Totogan, Polsek Karang Sambung untuk melakukan mediasi secara keluarga,” Ucap Mistam.

Di acara tersebut (SDR) yang didampingi penasehat hukumnya Slamet Riyanto SH,MH, menjelaskan bahwa perkataan tersebut hanya untuk menghindari masa ataupun masyarakat dan pemuda, agar tidak melakukan tindakan anarkis Kekerasan terhadap dirinya, yang saat itu merasa ketakutan.

Tetapi menurut pengakuan si korban benar adanya, bahwa bapaknya telah melakukan asusila dengan pegang pegang susu mencumbu bahkan sampai melakukan hubungan badan selayaknya suami istri.

Saat ditanya oleh pamanya tetapi saat diklarifikasi di ruang pertemuan, bahwa bapaknya tidak pernah melakukanya.

Sudah jelas pengakuan dari pihak korban berbeda beda saat ditanya. Sudah jelas pengakuan si korban simpang siur yang diduga ada ancaman dari pihak lain.

” Dari klarifikasi tersebut dan penjelasan penjelasan maka pihak P3A akan melakukan pembelajaran mengkaji dan mempelajari, untuk melakukan langkah langkah kedepanya sambil menunggu hasil visum dari pihak Rumah Sakit,” Tegas Marlina.

Sunardi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *