Koperasi Jasa Pariwisata KTMM Resmi Terdaftar di Kemenkumham RI

Pendiri Koperasi KTMM saat serah-terima SK.Kemenkumham dari Notaris di Labuan Bajo (Foto by Richard)

Oleh: Richard Bon

NUSANTARA-NEWS.co, Manggarai Barat – Koperasi yang diberi nama Tiba Meka Mandiri (KTMM) merupakan koperasi jasa pariwisata pertama yang berkedudukan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Koperasi ini resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI).

Hal tersebut diungkapkan Ketua KTMM, Aloysius Suhartim Karya kepada media ini usai serah terima SK tersebut dari salah satu Notaris di Labuan Bajo, Selasa (26/10/2021) siang.

“Koperasi Tiba Meka Mandiri Labuan Bajo secara resmi telah terdaftar di Kemenkumham Republik Indonesia. Dan hari ini, kami (para pendiri KTMM) sudah mendapatkan legal standingnya berupa Surat Keputusan (SK) dari Kemenkumham Republik Indonesia,” ujar pria yang biasa disapa Louis itu.

Sebelum SK. Kemenkumham ini diterbitkan oleh pemerintah pusat, jelas Louis, tentu saja kami (para pendiri koperasi) telah melewati berbagai proses/tahapan berupa diskusi dan dinamika yang menyita cukup banyak waktu dan tenaga. Namun kata dia, kami merasa sangat senang dan bersyukur karena perjuangan kami selama ini, hasilnya telah kami peroleh hari ini.

“Kami telah melewati banyak tahapan serta menyita waktu dan tenaga sebelum SK. Koperasi ini diterbitkan oleh Kemenkumham RI. Dan hari ini, seluruh perjuangan tersebut telah terjawab dan membuahkan hasil yang memuaskan,” jelas Ketua Koperasi KTMM itu dengan penuh antusias.

Koperasi yang sudah mengantongi NIK (Nomor Induk Koperasi) 5315010090017 itu, lanjut Louis merupakan koperasi pertama di Labuan Bajo yang akan bergerak di bidang usaha jasa pelayanan kepariwisataan. Koperasi ini bakal berbeda dengan jenis koperasi pada umumnya yang ada di Manggarai Barat selama ini.

“Koperasi ini akan fokus pada bidang usaha jasa pelayanan kepariwisataan. Dan ini merupakan koperasi pertama dan satu-satunya koperasi yang bergerak di bidang jasa pelayanan khususnya di sektor pariwisata,” kata Louis.

Louis juga menambahkan, dasar pemikiran terbentuknya koperasi ini dalam rangka menjemput peluang usaha di bidang jasa pelayanan kepariwisataan di Manggarai Barat, apalagi daerah ini, ungkap Louis, telah disematkan sebagai destinasi pariwisata super premium oleh pemerintah pusat.

“Pemerintah pusat telah membaptis daerah ini menjadi ‘super premium tourism destination’. Ini berarti banyak peluang usaha di sektor pariwisata yang bisa digarap oleh Koperasi Tiba Meka ini ke depannya,” ujar pria lulusan Politeknik El-Bajo Commodus itu.

Louis juga berharap agar kehadiran KTMM di Labuan Bajo akan memberi manfaat secara ekonomi bagi seluruh anggota terutama para pelaku pariwisata lokal yang akan bergabung ke koperasi ini. Sehingga warga Manggarai Barat tidak menjadi orang asing di daerahnya sendiri, atau ‘long ata lonto, lonto ata long’.

Secara terpisah, saat media ini menghubungi Sekretaris KTMM Jefry Hampu juga membenarkan bahwa SK dari Kemenkumham tentang pendirian Koperasi Tiba Meka Mendiri secara resmi telah diterima para pendiri koperasi hari ini.

“Betul sekali, SK tersebut telah kami terima hari ini dari Notaris,” jawabnya singkat via pesan WA, Selasa (26/10/2021) malam.

Selain itu, kata Jefry, dalam waktu dekat para pendiri akan melakukan sowan ke beberapa dinas terkait untuk memperkenalkan koperasi ini, sambil menunggu dokumen penting lainnya yang akan diterbitkan Pemda setempat.

“Kami akan berkunjung ke beberapa instasi terkait dalam waktu dekat, seraya menunggu legalitas lainnya yang diterbitkan oleh Pemda Mabar,” tutup pria lulusan Unika St. Paulus Ruteng itu.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *