Apa Kabar Pulau Tabuhan

Pulau Tabuhan Banyuwangi menyimpang segudang potensi (ft. liputan6.com)

Veri Kurniawan

 

NUSANTARA-NEWS.co, Banyuwangi – Lama tak terdengar kabar rencana penyewaan pulau tabuhan, yang terletak di kecamatan Wongsorejo ke investor luar negeri mendapat tanggapan dari Danu Budiyono Koordinator Forum Peduli Banyuwangi. (FPB).

Danu Budiyono

Danu mengungkapkan dari awal pihaknya memang menentang keras penyewaan-penyewaan pulau tabuhan itu, bahkan kata dia, FPB sudah melakukan hearing di DPRD Banyuwangi, karena tidak ada titik temu maka pihaknya melakukan demo bahkan lebih dari 10 kali demo kala itu.

Selain menuntut pembatalan penyewaan pulau tabuhan, FPB juga meminta pulau tabuhan dijadikan sebagai wilayah konservasi ekosistem biota kelautan.

” Karena waktu itu kita masih proses memperjuangkan tuntutan itu ada musibah pandemi ( Covid -19) dan pemerintah daerah banyuwangi juga fokus mencegah dan mengatasi musibah itu maka kami sepakat mengehentikan,” kata Danu Budiyono kepada Nusantara-news.co, Kamis (7/9/2020).

” Waktu itu pemerintah (melalui Wawan Kepala Dinas Perijinan) juga sepakat untuk menunda semua prosesnya. Selain fokus dengan musibah pandemi juga akan mengkaji ulang. Berhubung sampai sekarang pandemi juga belom tahu kapan akan berakhir, penangkal anti virus atau obatnya juga belum ditemukan, sedangakan kegiatan ekonomi juga harus berjalan maka kita semua sepakat mendukung pemerintah daerah untuk bergotong royong mencegah dan melawan virus corona ini,” ujarnya.

Terang Danu, kalau di tengah musibah pandemi ini Pemerintah Daerah melanjutkan proses penyewaan pulau tabuhan berarti mengikari kesepakatan dan tentu kami akan turun ke jalan lagi menyampaikan aspirasi.

” Maka harapan kami agar semua proses yang menyangkut penyewaan pulau tabuhan dihentikan sebelum musibah covid ini berlalu. Apalagi ini ada pilkada, jangan sampai dimaanfaatkan oleh kepentingan – kepentingan pihak lain. Setidaknya harapan kami yaitu, pandemik cepat berlalu, pilkada berjalan aman dan ekonomi jalan,” kata Danu mengakhiri.

(red)

banner 1600x820

Respon (2)

  1. Mantap jngan sampai penyewaan atau hal” lain yg bertentangan dengan masyarakat masih di lanjutkan karena memanfaatkan pandemi ini..
    Untung saja sampai saat ini belum terdengar secara menyeluruh tentang memanfaatkan pandemi untuk kepentingan sendiri. Semoga Banyuwangi baik” saja, terkhusus masyarakat dan budayanya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *